Dinilai Masih Ribet, Jumlah Wisatawan Lokal ke Bali Belum Signifikan

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 12 Agustus 2020 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 12 320 2260944 dinilai-masih-ribet-jumlah-wisatawan-lokal-ke-bali-belum-signifikan-dCIrTogv4D.jpg Bandara Ngurah Rai (Okezone)

JAKARTA - Pulau Bali dibuka kembali untuk wisata pada 31 Juli 2020. Namun belum semua turis bisa ke Bali. Aktivitas pariwisata di Pulau Dewata ini hanya diperuntukkan bagi wisatawan nusantara.

Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didin Junaedi mengatakan jumlah wisatawan lokal yang berkunjung ke Pulau Bali masih belum terlihat adanya lonjakan yang signifikan. Hal tersebut karena adanya jarak tempuh yang lama saat hendak transaksi di dalam bandara.

 Baca juga: 3 Jurus Kemenparekraf Pulihkan Ekonomi Indonesia

“Domestik itu masih ribet kalau mau check-in di airport. Paling tidak dari rumah ke airport saja membutuhkan waktu 3-4 jam. Kemudian juga protokol kesehatan, ini salah satunya penyebab orang malas juga pergi ke Bali,” kata Didin dalam acara Market Review di IDX Channel, Rabu (12/8/2020).

Menurut dia, dengan adanya proses yang begitu lama, membuat para wisatawan lokal mengalihkan tujuan wisatanya seperti ke Yogyakarta atau menggunakan moda transportasi lainnya.

 Baca juga: Intip Revitalisasi Kawasan Saribu Rumah Gadang yang Habiskan Rp69 Miliar

“Lebih baik pakai moda transportasi darat saja. Kalau sampai 4-5 jam, orang udah sampai ke Yogyakarta,” ujarnya.

Dia menyebut bila dibandingkan dengan tahun lalu jumlah penurunan wisatawan itu angkanya mencapai 89%. Diharapkan adanya kebijakan dari pemerintah pusat agar turis-turis lainnya bisa segera mengunjungi tempat wisata di Bali.

“Data dari mulai domestik, kedatangan, dan rata-rata minimnya hampir 89 persen jika dibandingkan tahun lalu,” kata dia.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini