3 Jurus Kemenparekraf Pulihkan Ekonomi Indonesia

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 320 2258655 3-jurus-kemenparekraf-pulihkan-ekonomi-indonesia-oyyxDeWzWt.jpg Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo (Foto: Kemenparekraf)

JAKARTA - Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menjadi salah satu jenis usaha yang terkena dampak akibat pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia. Oleh sebab itu diperlukan peran serta pemerintah dalam memulihkan bisnis tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Butuh Rp65,9 Triliun untuk Penyuntikkan Vaksin Covid-19 

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo menyatakan pihaknya telah melakukan upaya agar sektor usaha pariwisata dan ekonomi kreatif kembali bangkit. Di antaranya ada tiga langkah strategis yang akan dilaksanakan Kemenparekraf.

"Dalam lingkup Kemenparekraf ada 3 hal strategi yang dibicarakan," kata Angela dalam diskusi virtual, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Beri Rp600.000 bagi Pekerja Gaji di Bawah Rp5 Juta 

Dia menjelaskan, strategi yang akan selalu diutamakan adalah mengatasi krisis di ekonomi yang selalu memperhatikan keselamatan pelaku usaha dan masyarakat, sehingga nantinya geliat perekonomian bisa kembali tumbuh seperti dahulu.

"Pertama, pengelolaan krisis yang mengutamakan keselamatan pelaku usaha Parekraf, pekerja parekraf dan masyarakat," ujarnya.

Dia menambahkan, percepatan dan stimulus yang diberikan kepada para pelaku usaha adalah bagian dari strategi Kemenparekraf.

"Kedua, percepatan dan stimulus untuk pemulihan sektor Parekraf dalam memasuki adaptasi kebiasaan baru yang dilakukan usaha parekraf serta peningkatan SDM, kepercayaan terhadap produk pasar Parekraf," katanya.

Terakhir, langkah yang harus dijalankan oleh segenap pebisnis di sektor Parekraf agar tetap eksis adalah mengubah strategi dari pemasaran analog ke digital.

"Ketiga, peningkatan pasca Covid-19 dengan meningkatkan sektor industri ekosistem digitalisasi sektor pariwsata dan parekraf yang berkelanjutan," kata dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini