Ekonomi RI di Ambang Resesi, Kurangi Pengeluaran yang Tak Perlu

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 14 Agustus 2020 06:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 13 320 2261611 ekonomi-ri-di-ambang-resesi-kurangi-pengeluaran-yang-tak-perlu-MJOsoRkF0k.jpg Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Pandemi virus corona membuat segala sesuatu menjadi tidak pasti. Untuk itu, masyarakat harus menjaga keuangan dan harus berhemat.

Sebab tidak ada yang tahu, karena pada masa saat ini apa yang dikerjakan bisa hilang karena perusahaan terdampak virus corona. Apalagi ekonomi Indonesia juga dalam bayang-bayang resesi, setelah kuartal II-2020 minus 5,3%.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, pada saat ini memang yang perlu dilakukan adalah berhemat. Apalagi mereka yang merasa tempat kerja atau usahanya mulai ada gangguan.

Baca Juga: Hemat saat Resesi Ekonomi RI di Depan Mata, Kurangi Jajan Boba

"Pastinya adalah terutama buat teman-teman yang mungkin ngerasa ada yang udah mulai di tempat kerjanya nggak beres bisnisnya sudah mulai terganggu saranku pastinya untuk mulai berhemat," ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (14/8/2020).

Menurut Andi, salah satu cara berhemat adalah mengatur pengeluaran dengan bijak. Maksudnya, uang yang dikeluarkan benar-benar untuk memenuhi kebutuhan hidup maupun pekerjaan saja.

"Mengatur pengeluaran dengan lebih bijak. Kita kan sudah memetakan pengeluarannya kebutuhannya apa saja yang harus dipenuhi," jelasnya.

Baca Juga: Ekonomi RI di Ambang Resesi, Investasi Apa yang Cuan?

Menurut Andi, pengeluaran pertama yang penting untuk dikeluarkan adalah kebutuhan makanan sehari-hari. Lalu kedua, untuk kebutuhan pekerjaan seperti kuota internet.

Selain itu, biaya pembayaran listrik juga mengalami kenaikan karena penggunaannya yang meningkat karena adanya kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH). Apalagi, saat ini seluruh pekerjaan lebih banyak dikerjakan dari rumah lewat video conference.

"Cicilan, sekolah anak. Orang tuanya WFH juga butuh kuota nah itu kan hal hal yang harus didahulukan. Terus misalnya untuk yang makan sehari hari mereka butuh itu. Di luar itu coba deh dikurang kurangi. Hal hal yang nggak perlu," jelasnya

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini