Gedung Joang Jadi Bangunan Bersejarah Kemerdekaan Indonesia

Safira Fitri, Jurnalis · Senin 17 Agustus 2020 06:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 16 470 2263140 gedung-joang-jadi-bangunan-bersejarah-kemerdekaan-indonesia-v7kZbO4Ghq.jpg Bangunan Bersejarah Gedung Joang. (Foto: Okezone.com/Tripholiday.net)

JAKARTA - Masyarakat tengah merayakan Hari Kemerdekaan ke-75 Indonesia. Bangunan bersejarah pun menjadi sanksi bisu perjuangan Indoensia di masa penjajahan tempo dulu.

Salah satu bangunan atau gedung yang bersejarah adalah Gedung Joang 45. Ini merupakan tempat para pemuda membuat revolusi sebelum kemerdekaan.

Dikutip Okezone dari Buku Mengenal Lebih Dekat Bangunan Bersejarah Indonesia karya Nunung Marzuki, Senin (17/8/2020), gedung ini terletak di Jalan Menteng Nomor 31, Jakarta Pusat. Gedung yang dibangun pada 1920-an dulunya Hotel Schomper di zaman penjajahan Belanda.

Baca Juga: Mengenal Sejarah, Tugu Jam Thamrin yang Bakal Direlokasi Demi MRT

Ketika Jepang masuk ke Indonesia (1942-1945) dan menguasai Batavia. Hotel Schomper di ambil alih oleh para pemuda Indonesia. Kemudian bangunan hotel digunakan sebagai kantor yang di kelola Ganseikanbu Sendenbu (Jawatan Propaganda Jepang). 

Tahun 1942, kantor ini diadakan program pendidikan politik untuk mendidik pemuda pemuda indonesia dan di biayai sepenuhnya oleh pemerintah Jepang. Tujuan Jepang membiayai pendidikan ini adalah agar mereka mendapat dukungan peperangan Asia Timur Raya dari para pemuda Indonesia.

Baca Juga: HUT Kemerdekaan ke-75, KAI Operasikan 13 Kereta Tambahan

Pada tahun 1943 kegiatan ini dibubarkan karena Jepang tau bahwa tujuan pendidikan ini diselewengkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Namun uapaya mengusir Jepang terus tumbuh. Di gedung ini pula dibentuk organisasi Banteng yang bertujuan menanamkan rasa kebanggsaan dan anti-Jepang.

Pada 18 agustus setelah proklamasi kemerdekaan di gedung ini dibentuk Komite van aksi untuk mempertahankan kemerdekaan. Selanjutnya pada 22 Agustus 1945, gedung ini dijadikan markas pemuda, sehingga saat itu di kenal istilah pemuda Menteng 31.

Pada tahun 1974 Gedung Joang '45 diresmikan sebagai museum setelah sebelumnya dilakukan renovasi. Museum ini menyimpan banyak koleksi benda-benda peninggalan para pejuang Indonesia di masa perjuangan kemerdekaan RI. Antara lain berupa peralatan perang, atribut, bendera, petaka, replika, piagam, serta diorama peristiwa heroik di masa perang kemerdekaan.

Koleksi lainnya adalah mobil dinas resmi Presiden dan Wakil Presiden RI Pertama yang dikenal dengan nomor mobil REP 1 dan REP 2. Selain itu, terdapat koleksi foto-foto dokumentasi dan lukisan yang menggambarkan perjuangan sekitar tahun 1945 sampai dengan 1950.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini