Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terlilit Utang Terlalu Banyak, Artinya Belum Merdeka Finansial

Giri Hartomo , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2020 |21:34 WIB
Terlilit Utang Terlalu Banyak, Artinya Belum Merdeka Finansial
Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock
A
A
A

JAKARTA - Beberapa orang menjadikan momen perayaan ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke 75 tahun ini adalah agar bisa merdeka secara keuangan. Namun beberapa orang belum mengetahui apa sih tanda-tanda orang yang sudah dan belum merdeka secara keuangan.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, tanda-tanda seseorang belum merdeka secara finansial adalah ketika masih banyak terjerat utang. Sehingga seberapa besar pun penghasilannya akan habis untuk membayar cicilan.

"Tanda-tanda bebas secara finansial. Kalau menurut saya kita masih banyak terjerat atau terlilit dengan yang namanya cicilan utang. Lebih pada di situ," ujarnya saat dihubungi Okezone, Senin (17/8/2020).

Baca juga: Punya Penghasilan Pas-pasan, Asuransi Apa yang Perlu Diutamakan?

Menurut Andi, terlalu banyaknya utang ini membuat seseorang tersebut akhirnya tidak bisa menikmati penghasilannya. Bahkan, untuk sekedar hangout bersama dengan teman-teman pun, orang tersebut tidak mampu memenuhinya.

"Artinya kita punya penghasilan bahkan penghasilan kita besar tapi ternyata kita enggak bisa menikmatinya. Maksudnya gini, kita penghasilannya besar, tapi kemudian lebih banyak habis untuk banyak banyak cicilan. Walaupun cicilan itu buat KPR buat cicilan kendaraan bermotor. Tapi ternyata kita enggak bisa menikmatinya untuk kebutuhan lain. Sekedar untuk hangout kita enggak punya kelebihan atau uang lebih," jelasnya.

Baca juga: Kenapa Aset Properti Perlu Diasuransikan? Ini Jawabannya

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement