Hitung-hitungan Bisnis Digital Printing

Natasha Oktalia, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 12:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 320 2264347 hitung-hitungan-bisnis-digital-printing-dYEpx8l2Hu.jpg Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock

JAKARTA - Usaha digital printing mungkin menjadi salah satu peluang usaha yang dilirik oleh banyak orang. Pada musim tertentu misalnya saat pemilu, usaha ini diburu oleh konsumen.

Biasanya, usaha ini diburu saat menjelang pemilu, lalu saat adanya pesanan dari kelompok penonton pertandingan olahraga. Biasanya, mereka akan memesan untuk mencetak spanduk atau poster.

Dalam bisnis ini dibutuhkan tiga alat dasar yakni printer, copier (mesin fotocopy dengan scanner) dan press. Peralatan ini bisa didapat dari franchisor apabila kalian memilih berbisnis melalui franchise.

Baca Juga: Buka Usaha Es Buah, Modal Kecil Untungnya Enggak Main-Main

Banyak produk yang bisa dihasilkan dari bisnis ini di antara lain, buku agenda, nota, majalah, brosur, poster, ID Card, undangan dan masih banyak lainnya. Tidak hanya itu, digital printing juga bisa memproduksi ragam souvenir cantik seperti mug, kaos, topi hingga gantungan kunci.

Karena bisnis ini dianggap berpeluang, banyak pebinsis digital priting yang mulai menawarkan bisnis ini dengan sistem franchise. Dengan adanya sistem ini, pebisnis dapat mengembangkan bisnisnya dengan finansial tidak terlalu besar karena franchise berinvestasi terhadap bisnis tersebut.

 

Melansir dari buku Bisnis Franchise Modal 2 Juta karya Dewi Hartanti, Rabu (19/8/2020). Berikut daya tarik yang dimiliki bisnis digital priting.

1. Bisnis dalam bidang ini masih sangat berpeluang. Sebab seiringan dengan banyaknya kebutuhan konsumen.

2. Jenis bisnis ini mudah untuk dipublikasikan sehingga pelaksanaan bisnis digital printing pun mudah.

3. Lokasi usaha bisa menggunakan rumah pribadi. Yang terpenting, lokasi tersebut mudah untuk dijangkau oleh konsumen.

4. Bisnis tersebut bukan jenis usaha musiman. Sehingga jangka waktu usaha pun sangat panjang.

5. Modal usaha juga masih terjangkau, jadi untuk pemula bisa mencoba bisnis tersebut.

6. Pengembalian modal yang cukup cepat.

7. Mendapatkan support peralatan dan training dari pihak franchisor serta bantuan promosi.

8. Bahan baku produk dapat disesuaikan dengan pesanan. Dalam hal ini, pebisnis dapat menganalisis besarnya garis permintaan pasar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini