Laba Bersih Bank Mandiri Rp10,29 Triliun, Turun 23%

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 19 Agustus 2020 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 19 320 2264354 laba-bersih-bank-mandiri-rp10-29-triliun-turun-23-RBa5nmCdoL.jpg Laba Bersih Mandiri Turun (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mencatat laba bersih pada semester I-2020 sebesar Rp10,29 triliun. Angka ini mengalami penurunan sebesar 23,9 persen secara tahunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 yang mencapai Rp 13,53 triliun.

Baca Juga: BRI Kantongi Laba Bersih Rp10,2 Triliun pada Semester I-2020 

Direktur Utama Bank Mandiri Royke Tumilaar mengatakan, meski laba bersih perbankan mengalami penurunan pada paruh pertama tahun ini, pihaknya juga masih mencatatkan nilai kredit yang positif.

Di mana, total kredit secara konsiderasi masih dapat tumbuh 4,38 persen secara tahunan atau mencapai Rp 871,7 triliun. Tumbuh dari Rp 835,1 triliun di akhir Juni tahun lalu.

"Kami menerapkan efisiensi biaya, fokus pada peningkatan produktivitas dan penurunan biaya operasional, sudah turun 8,7%. Meningkatkan akselerasi digital banking. Untuk jaga kinerja antara lain dengan meningkatkan pengguna aktif mandiri online. Sampai Juni 2020 pengguna aktif 3,8 juta nilai transaksi tumbuh 43% year on year," kata Royke dalam konferensi pers virtual, Rabu (19/8/2020).

Baca Juga: Laba BNI Anjlok 41% Jadi Rp4,4 Triliun di Semester I-2020 

 

Sementara itu, dalam laporan keuangan Bank Mandiri pada kuartal ke-II tahun ini, emiten juga mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 15,82% (Yoy) atau mencapai Rp 976,6 triliun.

Dia bilang, kualitas kredit terjaga dengan non performing loan (NPL) gross pada Juni 2020 sebesar 3,28%. Naik dari posisi Juni 2019 yang sebesar 2,59%. Sedangkan di akhir Maret 2020 lalu NPL masih berada pada posisi 2,36%.

Sementara itu, marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) tercatat sebesar 4,93%, mengalami penurunan dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,58% dan dari posisi Maret 2020 yang sebesar 5,4%.

"Sampai dengan triwulan II 2020, capaian Bank Mandiri mulai menunjukan dampak dari pandemi Covid-19. Sebagai komitmen, kami hadir untuk Indonesia. Bank mandiri masih membukukan pertumbuhan dan kinerja yang positif," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini