Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wall Street Finish di Zona Hijau, Saham Teknologi Naik Tajam

Kurniasih Miftakhul Jannah , Jurnalis-Jum'at, 21 Agustus 2020 |07:44 WIB
Wall Street <i>Finish</i> di Zona Hijau, Saham Teknologi Naik Tajam
Bursa saham Wall Street ditutup menguat (Foto: Ilustrasi Shutterstock)
A
A
A

JAKARTAWall Street mengakhiri perdagangan di zona hijau pada perdagangan kemarin. Bursa saham AS ditutup menguat didukung oleh kenaikan kuat di saham sektor teknologi.

Dow Jones Industrial Average naik 46,85 poin atau 0,17% menjadi 27.739,73. S&P 500 naik 10,66 poin atau 0,32%, menjadi 3.385,51. Indeks Komposit Nasdaq naik 118,49 poin atau 1,06% menjadi 11.264,95, dilansir dari Xinhua, Jumat (21/8/2020).

Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19

Saham perusahaan raksasa teknologi AS atau yang disebut grup FAANG (terdiri dari Facebook, Apple, Amazon, Netflix dan Google-parent Alphabet) ditutup menguat kemarin.

Dari 11 sektor utama S&P 500, layanan teknologi dan komunikasi masing-masing naik 1,44% dan 1,37%. Sementara itu, sektor energi merosot 2,13%, kinerja kelompok saham ini jadi yang terburuk kemarin.

Baca juga: Sepi Perdagangan, Wall Street Bergerak Landai

Di awal sesi perdagangan, pasar saham AS berada di bawah tekanan karena data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran melonjak kembali di atas 1 juta minggu lalu.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan, klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, meningkat 135.000 menjadi 1.106 juta dalam pekan yang berakhir 15 Agustus, mencerminkan tingkat pengangguran yang masih tinggi di negara itu. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memiliki perkiraan 910.000 klaim baru selama seminggu. (kmj)

(Rani Hardjanti)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement