JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menemukan adanya penggunaan dana pinjaman daerah yang diberikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani digunakan untuk membeli mobil pribadi. Menanggapi ini, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bakal melakukan penelitian terkait adanya penyelewengan anggaran
"Kita akan melakukan penelitian untuk itu karena kita tidak berharap proyek ini untuk pembelian kendaraan bermotor," ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Senin (24/8/2020).
Baca Juga: Dapat Utang dari Sri Mulyani, Banyak Pejabat Daerah Beli Mobil
Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi XI Achmad Hatari mengatakan telah menemukan pejabat rakyat yang membeli 50 unit kendaraan mewah dengan menggunakan uang pinjaman daerah yang digelontorkan pemerintah.
"Atas nama Komisi XI ibu harus terus berlakukan protektif dan advokasi kepada badan usaha di bawah Kementerian Keuangan. Karena banyak hal yang terjadi di daerah, meminjam kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp500 miliar ternyata di dalam daftar untuk beli 50 unit kendaraan roda empat untuk masing-anggota DPR provinsi," kata Hatari.
Dia melanjutkan langsung menunda anggaran pinjaman daerah. Hal ini agar dana itu tidak disalahgunakan. Adapun dana itu harus untuk memulihkan ekonomi Indonesia
"Begitu saya mendengar informasi itu waktu itu masih bu Emma (Dirut SMI) saya calling, tangguhkan itu. Jadi ini satu hal yang paling penting kita informasi pada rapat ini ibu harus selalu protektif dan advokasi paling tidak harus warning kepada mereka apa itu SMI paling tidak anggota Komisi XI di daerah peminjam itu harus tahu supaya kami ketika reses juga ikut memantau sejauh mana pemanfaatan pinjaman daerah itu," katanya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.