Wall Street Naik Ditopang Menguatnya Indeks Dow Jones

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 29 Agustus 2020 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 278 2269325 wall-street-naik-ditopang-menguatnya-indeks-dow-jones-aL1OnXJGNp.jpg Wall Street. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

NEW YORK - Bursa saham Amerika Serikat (AS), Wall Street naik pada akhir perdagangan Jumat. Indeks Dow Jones Industrial Average mencatat level tertinggi dan menghapus kerugian pada tahun ini.

30 saham Dow ditutup menguat 161,60 poin atau 0,6% pada 28.653,87. S&P 500 naik 0,7% menjadi 3.508,01 atau penutupan pertama di atas level 3.500. Nasdaq Composite naik 0,6% dan mengakhiri sesi di 11.695,63.

Baca Juga: Wall Street Ditutup Lesu Usai Pertemuan The Fed

Selama sesi perdagangan, Dow Jones pun berada pada zona positif. Hal ini membaik karena sejak Februari Dow belum menunjukkan kenaikan.

"Ini secara psikologis positif bagi pasar. Tapi sampai batas tertentu," ujar Wakil Presiden Perdagangan Charles Schwab, Randy Frederick, dilansir dari CNBC, Sabtu (29/8/2020).

Baca Juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19

Menurutnya, hampir tak terhindarkan bahwa Dow akan kembali ke wilayah positif. Sementara Nasdaq, telah positif untuk waktu yang lama dan S&P 500 terus naik lebih dari 8% pada tahun ini.

Walmart dan Coca-Cola memimpin jalan Dow, masing-masing naik 2,7% dan 3,3%. Sedangkan saham teknologi dan energi adalah sektor dengan kinerja terbaik di S&P 500, karena naik 1,1% dan 1,9%.

Kenaikan pada perdagangan Jumat pun menempatkan S&P 500 di jalur kenaikan terbesar selama Agustus. Indeks pasar naik 7,2% bulan ini.

"Untuk saat ini, saham tampaknya menikmati kenaikan karena melihat tanda-tanda peningkatan momentum ekonomi. Sementara stimulus moneter terus menjadi sangat akomodatif dan lebih banyak stimulus fiskal kemungkinan akan segera terjadi," ujar Ahli Strategi Pasar StoneX Yousef Abbasi.

Sebagai informasi, pada perdagangan sebelumnya, Wall Street mengalami kinerja beragam setelah Federal Reserve mengumumkan perubahan kebijakan utama yang memungkinkan inflasi dan lapangan kerja berjalan lebih tinggi. 

Pergerakan ini mengindikasikan bahwa suku bunga cenderung mendekati nol dalam jangka waktu yang lama. Padahal sebelumnya, The Fed menaikkan suku bunga terlebih dahulu untuk mencegah tingkat inflasi yang lebih tinggi. (fbn)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini