Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Strategi Cegah Resesi, Bisa Lakukan Hal Ini

Taufik Budi , Jurnalis-Senin, 31 Agustus 2020 |14:28 WIB
Strategi Cegah Resesi, Bisa Lakukan Hal Ini
Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)
A
A
A

SEMARANG - Ancaman resesi di tengah masa pandemi Covid-19 terus menghantui perekonomian di Indonesia, tidak terkecuali Jawa Tengah. Stimulus untuk usaha mikro kecil dan menengah serta mendorong masyarakat untuk membeli produk kawan dan dalam negeri, dinilai menjadi jurus yang tepat.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan ekonomi sekarang ini memang sedang guncang dan perlu menyiapkan langkah untuk bisa bertahan. Peran pemangku kepentingan, khususnya usaha kecil mikro, saat ini menjadi penting untuk membangkitkan ekonomi.

Baca Juga: Dampak Mengerikan jika Indonesia Resesi, Siap-Siap Kena PHK!

"Kita siapkan agar bisa bangkit. Maka pemerintah sebagai stimulator dan dinamisator dalam beberapa hal bisa menjadi offtaker karena regulasi memungkinkan," katanya menanggapi pernyataan Mahfud MD mengenai Indonesia yang hampir dipastikan masuk resesi bulan depan, Senin (31/8/2020).

Ganjar menjelaskan, di Jawa Tengah sendiri sudah dilakukan pemetaan terkait sektor-sektor yang perlu mendapat dorongan dan pertolongan. Dalam hal Ganjar juga melibatkan para ahli dan pemangku kepentingan untuk menghitung bersama sektor tersebut. Berdasarkan urutan, sektor tertinggi adalah pariwisata, transportasi, dan perhotelan. Sektor tersebut kemudian berkembang sampai bisnis-bisnis terkait.

 

"Ini urutannya, nanti sampai kepada bisnis terkait memang perlu mendapatkan rescue. Mudah-mudahan nanti kita bisa melalui kesulitan ekonomi ini dengan baik. APBD dan APBN yang kita miliki dikerahkan untuk mendorong ke sana. Sekarang kita harus lebih hati-hati, lebih strategis lagi untuk memilih sektor yang kita bantu," jelasnya.

Di tengah kondisi seperti ini, lanjut Ganjar, memetakan kebutuhan dalam negeri menjadi sangat penting sehingga mendorong produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement