Serapan Anggaran PUPR Baru 48,1% Efek Covid-19

Ferdi Rantung, Jurnalis · Senin 31 Agustus 2020 17:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 320 2270349 serapan-anggaran-pupr-baru-48-1-efek-covid-19-tqPx2E7udT.jpg Menteri PUPR (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyampaikan bahwa realisasi anggaran hingga 30 Agustus baru mencapai 48,13%. Angka itu setara dengan Rp41,17 triliun dari total pagu anggaran 2020 sebesar Rp83,97 triliun.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa awalnya PUPR mendapatkan total anggaran sebesar Rp120,2 triliun. Namun, karena pandemi covid-19, ada recofusing anggaran hingga Rp44,58 triliun.

"Progres realisasi keuangan dan fisik hingga 30 Agustus 2020 adalah realisasi keuangan Rp41,17 triliun atau 48,13% dari total anggaran dan progres fisik sebesar 48,15%," katanya dalam rapat dengan Komisi V DPR di Jakarta, Senin (31/8/2020).

Baca Juga: Program Padat Karya Rp7,16 Triliun Serap 402.449 Tenaga Kerja 

Dia menjelaskan, Kementerian PUPR telah membuat prognosa untuk penyerapan hingga akhir tahun nanti senilai Rp83,6 triliun atau 97,58% dari total anggaran. Dari prognosa ini diperkirakan akan ada sisa anggaran sekitar Rp2 triliun.

Basuki mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah untuk percepatan realisasi anggaran tahun ini. Pertama, mempercepat pelaksanaan program Padat Karya Tunai (PKT) di sejumlah daerah.

Kemudian melakukan revisi DIPA untuk pemanfaatan anggaran yang berpotensi tidak terserap serta mempercepat pemanfaatan sisa lelang untuk program prioritas.

"Selanjutnya, mempercepat belanja pencegahan Covid-19. Terakhir memastikan pelaksanaan berbagai pekerjaan seusai target yang telah ditetapkan," tandasnya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini