Share

UMKM Tak Berkembang Jadi Kelompok Miskin Baru

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 04 September 2020 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 04 320 2272753 umkm-tak-berkembang-jadi-kelompok-miskin-baru-MdmjMpBnht.jpg UMKM (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan mendukung sepenuhnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang masih dapat berkembang di masa pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Agar, para pelaku UMKM tersebut dapat menjadi pilar utama dalam perekonomian bangsa saat ini.

"Memang saat ini kita saat ini fokus terhadap UMKM yang masih bisa bertahan dan berkembang," ujar Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Bantuan UMKM, Sudah Efektifkah?” yang diselenggarakan di Ruang Auditorium Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Baca Juga: UMKM Diminta Manfaatkan Pembiayaan Syariah 

Menurut dia, bagi UMKM yang dapat berkembang akan mendapatkan dukungan sepenuhnya dari pemerintah untuk tetap dapat tumbuh di masa saat ini.

Indikatornya UMKM yang berkembang adalah masih terdapatnya permintaannya produknya di masyarakat atau meningkatnya jumlah produk yang dipesan oleh konsumen.

Baca juga: Saling Dorong demi Dapat Bansos UMKM Rp2,4 Juta

"Ini yang akan kita habis-habisan memberikan berbagai program seperti restrukturisasi kredit bahkan sekarang KUR 0 persen yang di bawah Rp10 juta," kata Teten.

Terkait, dengan UMKM yang tidak sanggup bertahan dalam pandemi saat ini. Maka, pemerintah sepakat akan memasukkan kelompok tersebut dalam kelompok masyarakat miskin baru dan akan diberikan bantuan sosial (Bansos) untuk membantu kehidupan sehari-hari para pelaku usaha tersebut.

"Pertimbangan pemerintah tidak memberikan stimulus, karena berpotensi menambah beban berat pelaku UMKM yang tidak bisa bertahan tersebut," tambahnya.

Nantinya, bila diberikan permodalan dari bank, dikhawatirkan akan lebih memberatkan pelaku UMKM ketika ingin bangkit kembali pasca berlalunya Covid-19.

"Tidak bisa bertahan akan diberikan Bansos. Kita golongkan dalam kelompok miskin baru. Kalau kita kasih permodalan akan memberatkan mereka bangkit lagi," tutur Teten.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini