Mal Ditutup saat Jakarta PSBB Total, Pekerja Ini Pulang Kampung

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 15:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 320 2276243 mal-ditutup-saat-jakarta-psbb-total-pekerja-ini-pulang-kampung-EWQPN8IzbN.jpg Mal (Foto: Okezone)

JAKARTA - Penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta disesalkan oleh karyawan penjaga toko dan pedagang di pusat perbelanjaan modern.

Salah satunya Muhammad Fatahilah, karyawan di sebuah toko batik di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat.

"Saya menyayangkan kebijakan ini diterapkan kembali, yang sebelum-sebelumnya itu imbasnya sudah besar banget dan menyusahkan pedagang-pedagang kecil. Tidak ada kebijakan sama sekali (dari pemerintah) buat (mendorong konsumen) belanja-belanja lagi," ujar pria berusia 28 tahun tersebut seperti dilansir BBC Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Dalam masa PSBB Maret lalu, Muhammad terpaksa kembali ke kampung halamannya di Pekalongan, Jawa Tengah, dan bekerja serabutan, salah satunya menjadi tukang parkir. Masa PSBB transisi juga belum membantu pendapatan toko tempatnya bekerja, yang omzetnya turun sampai 80% jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi.

Jika tokonya harus tutup lagi minggu depan, dia mengatakan akan kembali pulang kampung.

"Sebelum PSBB mending pulang saja, daripada seperti kemarin-kemarin, susah di Jakarta sudah enggak ada kerjaan dan enggak ada bantuan sama sekali," keluhnya.

 

Masa PSBB transisi juga tidak membantu toko baju pesta perempuan tempat Siti Huriya, 50, bekerja. Kini dia siap-siap dirumahkan kembali.

"Sekarang satu hari jual satu potong, dua potong saja sudah Alhamdulillah. Penghasilan kita hanya segitu, ya sudah mau diapakan," ujarnya.

"Kita (ikuti) apa kata pemerintah sajalah, tergantung manajemen (pusat belanja), kita kan memang ikuti aturan dia, daripada virus tadi menyebar ke mana-mana," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini