JAKARTA - Perkembangan teknologi yang cepat dan tuntutan kebutuhan hidup yang serba praktis, membuat pengembang selaku penyedia kebutuhan properti perumahan berusaha meraih pembeli dengan cara yang praktis pula.
Namun, perlu kejelian yang lebih ekstra bagi calon pembeli pada saat mempertimbangkan membeli properti dengan berbagai pilihan yang ditawarkan melalui kemudahan teknologi seperti saat ini.
Baca juga: Pencahayaan di Ruang Kerja Bikin Karyawan Makin Produktif, Ini 5 Cara Mengaturnya
Berikut adalah sejumlah hal yang harus dipertimbangkan sebelum membeli properti seperti dilansir dari buku Interior Hunian Elegan oleh Astrid Kusumowidagdo, Jakarta, Jumat (11/9/2020).
Pertama, cek kondisi dan rencana spesifikasi bangunan yang ada ataupun yang akan dibangun. Pertimbangkan ukuran luas lahan dan bangunan. Jangan lupa, pertimbangkan pula penataan denah mulai dari peletakan ruang tamu, ruang keluarga, dapur, kamar mandi, dan kamar tidur.
Baca juga: 7 Cara Memoles Rumah Mungil agar Tampak Luas
Mengunjungi rumah contoh adalah salah satu solusi yang dapat ditempuh sebelum memutuskan membeli rumah.
Kedua, pertimbangkan jarak tempuh dan aksesbilitas dari rumah ke tempat bekerja, menuju fasilitas umum seperti sekolah, toko, pusat kota, kedekatan dengan jalan utama, dan waktu pencapaian yang dibutuhkan untuk mencapai lokasi tertentu dengan mudah.
Ketiga, perhatikan faktor lingkungan fisik dan sosial. Lingkungan fasilitas yang dibangun di lingkungan sekitar rumah. Kondisi lingkungan biasanya dihubungkan dengan adanya taman-taman, tempat terbuka hingga ketenangan lingkungan sekitar.
Sementara pertimbangan sosial lebih cenderung pada kondisi tetangga yang menghuni lingkungan serta keamanan.
Keempat, cek kondisi finansial yang biasanya mencerminkan ekonomi makro dan keadaan pasar. Dampaknya cukup besar terhadap kebutuhan rumah tinggal seperti tingkat bunga yang berlaku, pinjaman maksimum, dan nilai jual kembali.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.