Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta IHSG Anjlok karena Kaget Jakarta PSBB Lagi

Fadel Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 12 September 2020 |09:08 WIB
   5 Fakta IHSG Anjlok karena Kaget Jakarta PSBB Lagi
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pengumuman PSBB di Jakarta membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kaget dan anjlok pada perdagangan Kamis 10 September 2020.

BEI pun langsung melakukan trading halt karena IHSG anjlok 5%. IHSG berhenti di level 4.891,88 atau 4.892. Saat itu, IHSG melemah 257,5 poin atau 5% di 4.891.88. Pada pembukaannya, IHSG sudah turun 217,4 poin atau 4,22% di 4.932.

Namun, efek pengumuman PSBB Jakarta oleh Gubernur DKI Jakarta hanya sehari saja. Sebab, pada perdagangan Jumat 11 September, IHSG ditutup menguat 2,56% dan kembali ke level 5.000 tepatnya di 5.016.

IHSG Terperosok ke Zona Merah 

Okezone pada Sabtu (12/9/2020) merangkum beberapa fakta terkait IHSG terkena trading halt:

 

1. IHSG Anjlok ke 4.932

 

IHSG berada di zona merah pada pembukaan perdagangan Kamis (10/9/2020) pagi. IHSG turun 217,34 poin atau 4,22% ke 4.932.

Pada pembukaan perdagangan, terdapat 33 saham menguat, 293 saham melemah dan 72 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp1,1 triliun dari 1,2 juta lembar saham yang diperdagangkan.

2. IHSG Anjlok karena Pengumuman PSBB Total

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membongkar penyebab Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami trading hal. Hal ini dikarenakan pengumuman keputusan PSBB Jakarta yang diperketat lagi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI (Anies Baswedan) tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5.000," ungkap Airlangga dalam diskusi virtual Kamis (10/9/2020).

3. IHSG Ditutup di 4.891

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir anjlok di atas level trading halt. IHSG anjlok 257,92 poin atau 5,01% ke 4.891,46 atau 4.891.

 


4. Investor Jangan Terburu-Buru dalam Membeli Saham

Direktur PT Indovesta Utama Mandiri Rivan Kurniawan menilai masih ada peluang IHSG terkoreksi kembali. Dia menyarankan kepada para investor untuk menunggu dan melihat (wait and see) kinerja pasar saham terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli saham.

"Alangkah baiknya investor juga cenderung untuk wait and see melihat sampai market kembali stabil," kata dia.

5. IHSG Kembali Menguat

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil masuk zona hijau pada sesi terakhir hari ini. IHSG ditutup naik 125,25 poin atau 2,56% ke 5.016.

Pada penutupan perdagangan, Jumat (11/9/2020), terdapat 299 saham menguat, 158 saham melemah dan 119 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp14 triliun dari 14,2 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement