Demi Sirkulasi Udara Lancar, Jendela KRL Bakal Dibuka saat Jakarta PSBB Lagi

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 12 September 2020 15:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 12 320 2276723 demi-sirkulasi-udara-lancar-jendela-krl-bakal-dibuka-saat-jakarta-psbb-lagi-idqaUWjJXV.jpg KRL (Okezone)

JAKARTA - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) bakal tetap mengoperasikan Kereta Rel Listrik (KRL) meskipun ada kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) lagi di Jakarta. Hanya saja, jam operasional akan dibatasi.

Selain jam operasional, KCI juga akan menerapkan upaya lainnya untuk meminimalisir risiko penyebaran virus corona di dalam kereta. Salah satunya adalah dengan membuka kembali jendela KRL yang ada di ujung-ujung kereta.

 Baca juga: Jakarta PSBB Total lagi, Jam Operasional KRL Akan Dievaluasi

VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba mengatakan, jendela KRL di setiap ujung kereta akan dibuka saat kereta beroperasi pada jam sibuk. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan sirkulasi udara.

"Selain itu untuk mengoptimalkan sirkulasi dan ventilasi udara di dalam kereta, maka jendela KRL di ujung-ujung tiap kereta akan dibuka saat kereta beroperasi di jam sibuk," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (12/9/2020).

 Baca juga: Ganjil Genap Kendaraan Akan Diterapkan, Jam Operasional KRL Tak Berubah

Selain itu, pintu-pintu di sisi kiri dan kanan juga akan dibuka. Namun khusus untuk hal ini, pintu sisi kiri dan kanan hanya akan dibuka seluruhnya ketika sudah tiba di stasiun akhir tujuan.

"Pintu KRL sisi kanan maupun kiri juga akan dibuka seluruhnya ketika tiba di stasiun akhir," jelasnya.

 Baca juga: Penumpang KRL Meningkat, Rute Rangkasbitung-Tanah Abang Ditambah

Selain itu, KCI juga menyiapkan fasilitas layanan untuk membantu masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan di dalam kereta ataupun stasiun. Misalnya adalah dengan menyediakan wastafel tambahan yang tersedia di 80 stasiun.

"Seluruh stasiun KRL yang berjumlah 80, kini telah dilengkapi wastafel tambahan untuk memudahkan pengguna mencuci tangan sebelum dan setelah naik KRL," jelasnya.

 Baca juga: Naik KRL Tanpa Berdesakan, Yuk Perhatikan Caranya

Sementara itu, KCI juga menyiapkan rambu-rambu di stasiun agar masyrakat bisa selalu menjaga jarak. Nantinya, marka ini akan menjadi pedoman bagi penumpang untuk duduk maupun berdiri.

"Di stasiun dan KRL juga tersedia marka jaga jarak sebagai pedoman posisi pengguna untuk duduk maupun berdiri," kata Anne.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini