Apa Kabar Proyek Food Estate di Humbang Hasundutan?

Safira Fitri, Jurnalis · Selasa 15 September 2020 14:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 320 2278065 apa-kabar-proyek-food-estate-di-humbang-hasundutan-gg01968DCS.jpg Petani (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah tidak hanya mengembangkan kawasan lumbung pangan Food Estate di Kalimantan Tengah saja. Saat ini lumbung pangan khusus tanaman perkebunan hortikultura pun tengah dipacu di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Selain itu, pengembangan Food Estate atau lumbung pangan nasional di Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara juga sudah menunjukkan kemajuan. Di mana, dari potensi 30.000 hektar lahan yang berpotensi untuk digarap di Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, proyek percontohan sudah akan digarap seluas 1.000 hektar tahun ini.

Baca Juga: Mentan: Kalimantan Selatan Akan Jadi Bagian Lumbung Pangan Nasional

Di Humbang Hasundutan sendiri akan menjadi proyek Food Estate khusus untuk komoditas tanaman hortikultura atau perkebunan, terutama tiga komoditas bahan baku industri seperti kentang, bawang merah, dan bawang putih.

Adapun berikut ini kemajuan yang tengah dicapai oleh proyek tersebut seperti dilansir dari laman Instagram Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (15/9/2020).

Baca Juga: Food Estate vs Impor Pangan, Mana yang Lebih Efektif?

Pertama, komoditas utama perkebunan.

Di Humbang Hasundutan ini dikhususkan untuk pengembangan tanaman hortikultura seperti kentang, bawang merah, dan bawang putih sebagai bahan baku industri.

Kedua, proyeksi 30.000 hektar.

Dalam tiga tahun ke depan, Food Estate ini juga akan menggarap 30.000 hektar lahan. Di mana, tahun ini dimulai dengan percontohan 1.000 hektar lahan terpadu.

Ketiga, optimalisasi lahan potensial.

Proyek Food Estate ini merupakan optimalisasi lahan potensial karena lahan di Sumatera Utara subur, punya curah hujan tinggi, dan iklim yang sesuai untuk tanaman hortikultura.

Keempat, potensi lainnya.

Selain iklim dan lokasi yang strategis, Food Estate Humbang Hasundutan ke depannya berpotensi untuk pengembangan agroekowisata dan disinergikan dengan konservasi lingkungan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini