4 Hal yang Perlu Diketahui soal Proyek Food Estate Kalteng

Safira Fitri, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 18:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 320 2279263 4-hal-yang-perlu-diketahui-soal-proyek-food-estate-kalteng-KtuZ8WJrK2.jpg Petani (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) RI meyakini potensi Kalimantan Tengah sangat besar sebagai lokasi food estate yang berguna sebagai penyangga cadangan logistik nasional.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo telah turun langsung ke salah satu lokasi food estate seluas 706 hektar di Desa Tahai Baru, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah. Peninjauan langsung ini untuk memastikan percepatan tanam berjalan secara baik di lokasi food estate.

Baca Juga: Mentan: Kalimantan Selatan Akan Jadi Bagian Lumbung Pangan Nasional

Adapun berikut ini lebih lanjut mengenai percepatan proyek food estate yang telah didukung penuh seperti dilansir dari laman Instagram Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/9/2020).

Pertama, potensi Kalimantan Tengah, di mana provinsi tersebut memiliki potensi luas lahan hingga 164.000 hektar. Sedangkan, 79.000 hektar lahan di antaranya akan diekstensifikasi.

 Baca Juga: Food Estate vs Impor Pangan, Mana yang Lebih Efektif?

Kedua, bantuan sarana dan prasarana, yakni Kementan telah mewujudkan dukungannya melalui bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian yang senilai Rp379 miliar.

Ketiga, jenis bantuan. Kementan telah memberikan 98 unit traktor roda 4, 150 unit traktor roda 2, 35 unit rice transplanter, serta bibit pagi dan benih jeruk ke Kalimantan Tengah.

Keempat, proses percepatan. Di mana Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memantau secara langsung proses penanaman padi hibrida inpari 32 di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini