Share

Sri Mulyani Geram Banyak Perusahaan Lakukan Penggelapan Pajak

Rina Anggraeni, Jurnalis · Jum'at 18 September 2020 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 18 320 2279726 sri-mulyani-geram-banyak-perusahaan-lakukan-penggelapan-pajak-2Wn5PBkVR8.png Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Instagram Sri Mulyani)

JAKARTA - Indonesia terus melakukan berbagai upaya mencegah usaha penghindaran dan penggelapan pajak dalam kerjasama multilateral. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengakui masih ada penggelapan pajak di Indonesia.

"Perlu diperhatikan bahwa banyak perusahaan yang kegiatan bisnisnya lintas negara. Oleh karena itu, ini bisa menjadi celah adanya penggelapan dan penghindaran pajak," kata Sri Mulyani, di Jakarta, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Penerimaan Pajak Negara Berkembang Bakal Lesu akibat Covid-19

Kata dia, penghindaran pajak menjadi bagian penting untuk dilawan karena Indonesia menganut ekonomi terbuka. Adapun bekerjasama dengan sebagai negara anggota ADB bisa mengurangi penggelapan pajak.

"Bagi kami tentu saja sebagai negara anggota ADB, inisiatif dari Presiden Asakawa (Presiden ADB) sangat penting dan saya sangat menyambut baik. Inisiatif ini akan menjadi forum alat tambahan juga bagi kita semua untuk berdiskusi, serta untuk mendapatkan dukungan bagaimana kita akan mendorong kerjasama perpajakan internasional dan regional ini," katanya.

Baca Juga: ADB Bentuk Tim Khusus Berantas Penggelapan Pajak

Dia menambahkan Indonesia memiliki rasio pajak yang masih rendah, dan proses reformasi perpajakan terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas perpajakan.

"Pengelolaan perpajakan di negara-negara anggota. Pertukaran pengetahuan, pengalaman dan praktik kebijakan dalam kerjasama perpajakan tersebut penting," katanya.

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini