DPR Cecar Pupuk Subsidi Langka, Mentan: Sedang Diurus

Michelle Natalia, Jurnalis · Senin 21 September 2020 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 320 2281155 dpr-cecar-pupuk-subsidi-langka-mentan-sedang-diurus-xJO6uv85Zd.jpg Mentan Syahrul Limpo (Dok. Kementan)

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mempertanyakan subsidi pupuk yang dikeluhkan petani. Pasalnya, beberapa petani kebingungan mencari pupuk urea bersubsidi. Pupuk langka sejak beberapa pekan terakhir dan yang ada tinggal non subsidi dengan harga berlipat.

Menanggapi ini Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan akan mengkaji penambahan anggaran untuk subsidi pupuk bagi kalangan petani.

 Baca juga: Pupuk Indonesia Rombak Total Direksi Anak Usaha, Ini Daftarnya

"Pemerintah telah menyetujui penambahan pupuk dan tinggal administrasi sepenuhnya belum. Tapi semua proses sudah kita lewati dan langkah di lapangan sudah kami sikapi," ujar Yasin dalam rapat bersama DPR, Senin (21/9/2020).

Dia melanjutkan penambahan anggaran subsidi pupuk ini akan dilakukan secepatnya. Agar petani bisa mendapatkan subsidi pupuk. "Saya akan urus satu minggu ini dan kita akan selesaikan," jelasnya.

 Baca juga: Pupuk Indonesia Setor Pajak dan Dividen Rp8,17 Triliun ke Negara

Sebagai informasi, Komisi IV DPR RI siang ini menggelar rapat kerja (Raker) dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo membahas alokasi anggaran tahun 2021. Adapun besaran anggaran Kementerian Pertanian (Kementan) dalam rencana kerja anggaran (RKA) tahun 2021 sebesar Rp21.838.977.027.000.

Rapat ini dibuka oleh Ketua Komisi IV DPR RI dari fraksi PDIP Sudin. Dalam pembukaan, Sudin menyampaikan kemungkinan besaran anggaran itu tak ada perubahan, hingga nantinya diserahkan ke Badan Anggaran (Banggar) DPR RI.

"Karena ini terakhir harus masuk ke Banggar tanggal 23, rapat yang lalu ada rapat pembahasan. Apabila ada perubahan atau penyesuaian, tapi nampaknya tidak ada,"tandasnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini