Anggaran KBUMN 2021 Cuma Rp244 Miliar, Erick Thohir: Turun Signifikan

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Selasa 22 September 2020 13:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 22 320 2281799 anggaran-kbumn-2021-cuma-rp244-miliar-erick-thohir-turun-signifikan-D16Uf0szfG.jpg Erick Thohir (Foto: Dok BUMN)

JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat, pagu anggaran kementerian mengalami penurunan. Pada tahun 2020, pagu Kementerian BUMN yang disetujui Komisi VI DPR sebesar Rp346 miliar, sementara pada 2021 hanya mencapai Rp244 miliar.

Menteri BUMN Erick Thohir membenarkan hal itu. Erick mengatakan, anggaran untuk kementeriannya menurun secara signifikan.

"Memang turun cukup signifikan dari tahun ini (2020)," ujar Erick setelah menanggapi kesimpulan yang dibacakan ketua Komisi VI dalam raker terkait Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran 2021 dalam rapat kerja (raker) bersama dengan Komisi VI DPR, pada Selasa (22/9/2020) secara virtual,

Baca Juga: Sri Mulyani Diminta Ubah Strategi Penyaluran Dana PEN, Caranya? 

Meski mengalami penurunan, Erick menyebut pihaknya akan memaksimalkan pagu yang saat ini sudah disepakati bersama Komisi VI. Di mana, anggaran ini akan digunakan dalam dua program utama Kementerian BUMN.

Pertama, dukungan bagi manajemen yang nantinya dialokasikan senilai Rp158,2 miliar. Kedua, pengembangan dan pengawasan sebesar Rp86,6 miliar.

Dalam memaksimalkan pagu anggaran tersebut, Erick pun merinci output yang ditargetkan oleh pihaknya yakni, kontribusi BUMN terhadap penerimaan negara senilai Rp413 triliun. Kemudian, aset BUMN sebesar Rp9.099 triliun.

"Total ekuitas BUMN sebesar Rp2.900 triliun. Keempat, total laba bersih BUMN sebesar Rp198 triliun. Kelima, total capex BUMN sebesar Rp481 triliun," katanya.

 Pagi Ini Rupiah Melemah di Level Rp13.892/USD

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini