JAKARTA - Ekonomi Indonesia dalam bayang-bayang resesi pada kuartal III-2020. Diprediksi ekonomi Indonesia kuartal III-2020 minus 2,9%.
Jika melihat lebih jauh lagi, ekonomi Indonesia akan resesi karena pada kuartal II-2020, ekonomi Indonesia minus 5,32%. Pengertian resesi adalah pertumbuhan ekonomi dua kuartal berturut-turut mengalami minus.
Baca Juga: Indonesia Terancam Resesi, Biasanya Orang Selalu Tahan Duit
Meski ekonomi Indonesia minus 5,32% pada kuartal II-2020, kontraksi ekonomi Indonesia yang disebabkan Covid-19 tidak lah begitu parah jika dibandingkan negara lain. Apalagi pada kuartal I-2020, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif 2,97%
Meski minus, ekonomi Indonesia kuartal II-2020 masih lebih baik dibanding Malaysia dan Singapura. Kedua negara tersebut bahkan sudah mengalami resesi.
Baca Juga: Industri Manufaktur Bisa Bangkit di Tengah Krisis
Mengutip data Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis (24/9/2020), dari 16 negara, hanya China yang ekonominya tumbuh positif pada kuartal II-2020 sebesar 3,2%. Sementara pada kuartal I-2020, ekonomi China minus 6,8%.
Berikut pertumbuhan ekonomi 16 negara pada kuartal II-2020 berdasarkan peringkat ekonomi positif hingga minus yang paling parah.
1. China
Ekonomi tumbuh positif 3,2%
2. Korea Selatan
Ekonomi minus 2,9%
3. Indonesia
Ekonomi minus 5,32%
4. Hong Kong
Ekonomi minus 9,0%
5. Amerika
Ekonomi minus 9,5%
6. Jepang
Ekonomi minus 9,9%
7. Jerman
Ekonomi minus 11,7%
8. Thailand
Ekonomi minus 12,2%
9. Singapura
Ekonomi minus 12,6%
10. Uni Eropa
Ekonomi minus 15%
11. Filipina
Ekonomi minus 16,5%
12. Malaysia
Ekonomi minus 17,1%
13. Meksiko
Ekonomi minus 18,9%
14. Prancis
Ekonomi minus 19%
15. Inggris
Ekonomi minus 21,7%
16. India
Ekonomi minus 23,9%
(Kurniasih Miftakhul Jannah)