Kementan Bocorkan 5 Alasan Biji Kopi Tak Bermutu

Safira Fitri, Jurnalis · Sabtu 26 September 2020 21:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 26 455 2284192 kementan-bocorkan-5-alasan-biji-kopi-tak-bermutu-3GcodMTIA3.jpg Kopi (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) RI dalam mendorong produksi komoditas perkebunan termasuk kopi tengah turun langsung ke lapangan. Di mana, melaksanakan bimbingan teknis untuk menuntun petani mengolah biji kopi pasca panen.

Hal tersebut bertujuan agar meningkatkan mutu dan nilai ekonomi komoditas biji kopi Indonesia. Di mana, kualitas kopi sendiri ditentukan oleh 60% budidaya, 30% pasca panen, dan 10% pengolahan barista.

 Baca juga: Begini Cara Sukses Membangun Bisnis Kecantikan di Tengah Covid-19

Diketahui, informasi untuk cacat mutu biji kopi terdapat 5 faktor yang mendasari.

Terdapat lima faktor yang menyebabkan cacat mutu pada biji kopi. Seperti yang dijelaskan oleh Kementerian Pertanian, sebagai berikut.

1. 13,48 % berlubang karena hama bubuk buah,

2. 36,94% warna hitam karena dipetik selagi muda,

3. 7,85% pecah karena huller yang kurang tepat,

 Baca juga: 4 Fakta Bisnis Janda Bolong yang Bisa Bikin Kaya Mendadak

4. 37,79% warna cokelat dan bertutul karena fermentasi dan huller yang kurang tepat,

5. 3,83% berbatu karena proses sortir yang kurang teliti.

Oleh sebab itu, Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBPPTP) di Surabaya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) pengolahan pasca panen kopi di Desa Pasrujambe, Lumajang.

Adapun dalam upaya perbaikan mutu, apabila bimbingan teknis oleh Kementan dipakai secara tepat, maka dipastikan akan mampu meningkatkan mutu biji kopi Indonesia dan meningkatkan nilai jual. Di mana, pasca panen menentukan 30% kualitas kopi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini