Begini Cara Sukses Membangun Bisnis Kecantikan di Tengah Covid-19

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 25 September 2020 21:48 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 455 2283962 begini-cara-sukses-membangun-bisnis-kecantikan-di-tengah-covid-19-UZ8WxeEiYV.jpg Bisnis Kecantikan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Membangun bisnis kecantikan bisa dibilang sedang menjadi pilihan para pebisnis pemula maupun kawakan. Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19 membuat orang menjadi lebih peduli terhadap perawatan dirinya.

Pendiri Skin Game, Michella berkisah awal mula membangun bisnis kecantikan berbasis skincare. Dia mengaku kerap mencari ilmu dengan pebisnis sejenis yang lebih lama terjun di bisnis kecantikan.

"Jadi, ada beberapa beautypreneur yang usianya lebih tua dari aku, lebih senior, nah aku sering banget bertukar pikiran dengan mereka kayak minta masukan. Mereka yang lebih senior dalam bidang ini memberikan masukan-masukan berdasarkan pengalaman yang sudah mereka alami sebelumnya," ujar Michella dalam acara talk show daring Instagram Live MNC Finance, Jumat (25/9/2020).

Menurut dia, dengan bertukar pikiran itu membuat dirinya mendapatkan ilmu secara gratis.

"Kalian harus mencoba apapun yang bisa dicoba, karena daripada mengandai-andai mending kalian coba dan kalian lihat hasilnya, kalau ternyata kalian suka dan hasilnya juga positif ya lanjutin, kalau misalnya setelah setengah jalan dan merasa kurang cocok di bisnis tersebut nah coba eksplore bisnis lain lagi," kata dia.

Perempuan berumur 21 tahun itu mengaku menemui kesulitan dalam membangun bisnis skincare ini, seperti belum memiliki banyak koneksi untuk membangun bisnis.

"Lucunya waktu itu karena udah kekeuh di bidang beauty bisnisnya, aku mulai googling dulu research pembuatan skincare seperti apa, kemudian aku kontak beberapa pabrik besar yang ada di Indonesia yang menerima maklon," ujarnya.

Dia menambahkan, saat itu dirinya sendiri yang langsung menghubungi sales pabrik sebagai langkah awal mencari koneksi untuk membuat produk skincare yang diinginkannya.

"Kalau ketemu salesnya aku konsul mau bikin skincare, kemudian ada yang memberi masukan. Pokoknya banyak-banyakin koneksi, jangan malu memulai komunikasi lebih dulu," kata dia.

Di saat mendirikan bisnisnya, dia hanya mengantongi modal sebanyak Rp5 juta. Dengan modal yang sangat terbatas membuat dirinya harus berpikir matang untuk mengelola uang tersebut dengan tepat.

"Dari situ aku lebih ketat menggunakan uang yang seadanya ini, sebagian aku sisihkan untuk produksi, sebagian kecil lagi untuk promosi. Jangan terpuruk sama keadaan, tapi kita harus cari peluang-peluang di tengah kesulitan kita," ucapnya.

Dalam melakukan promosi produk Skin Game, Michella tidak menggunakan jasa endorsement influencer karena biaya yang harus dikeluarkan berkisar antara Rp3-Rp10 juta yang notabene jauh dari modal awal yang dimiliki.

"Saat itu aku mendekati beberapa skincare reviewer, orang-orang yang antusias sama skincare, aku mulai masuk ke komunitas skincare. Jadi, enggak butuh sih influencer yang followersnya ribuan atau ratusan ribu. Itu promosinya saat itu budgetnya enggak ada untuk endorse, IG ads saat itu belum ada budgetnya," ujar Michella.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini