JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 4.778-4.975.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.
"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan dalam risetnya, Rabu (30/9/2020).
Baca Juga: Tak Kuat ke 5.000, IHSG Malah Anjlok 0,56% di 4.879
Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 4.778,71 hingga 4.975,54.
IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,56 persen ke 4.879, terdapat 164 saham menguat, 257 saham melemah dan 147 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp6,9 triliun dari 11,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
Saham ASII
Daily (4570) (RoE: 11.53%; PER: 8.13x; EPS: 561.88; PBV: 0.94x; Beta: 1.46): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4.550 – 4.570, dengan target harga secara bertahap di level 4.770, 5.075, 5.475 dan 6.100. Support: 4.450 & 4.000.
Saham BBNI
Daily (4510) (RoE: 7.78%; PER: 9.32; EPS: 481.76; PBV: 0.72x; Beta: 2.03): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 4.410 – 4.510, dengan target harga di level 4.650, 5.350, 6.025 dan 6.675. Support: 4.350 & 4.125.