BPJS Kesehatan Bayar Klaim Pasien Corona Rp4,4 Triliun

Taufik Fajar, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 09:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 320 2285954 bpjs-kesehatan-bayar-klaim-pasien-corona-rp4-4-triliun-5WAkjBGMX5.jpeg Ilustrasi BPJS Kesehatan (Foto: Okezone.com)

JAKARTA BPJS Kesehatan diminta mempercepat pembayaran klaim perawatan pasien covid-19. Hal ini demi memperlancar perawatan pasien covid-19 di rumah sakit.

Untuk mempercepat klaim, Dirut BPSJ Kesehatan Fahmi Idris meminta dinas kesehatan di daerah yang rumah sakitnya belum mengajukan klaim penanganan pasien Covid untuk segera mengajukan klaimnya.

Baca Juga: Menko Luhut Minta BPJS Percepat Pembayaran Pasien Covid-19

“Hingga kini kami sudah membayar klaim sebesar Rp4,4 triliun ke rumah sakit di sebelas provinsi prioritas, dan ada Rp2,8 triliun nilai klaim yang sedang dalam proses verifikasi,” bebernya saat rapat koordinasi percepatan penyelesaian klaim biaya perawatan pasien Covid 19 di Jakarta, dikutip Rabu (30/9/2020).

Sementara itu, untuk mempermudah rumah sakit mengajukan klaim perawatan pasien Covid 19, Fahmi mengatakan bahwa bersama dengan Kemenkes dan BPKP, BPJS telah melonggarkan saringan untuk verifikasi klaim.

Baca Juga: Menko Luhut Pede Investasi Bos Tambang Australia Lebih Cepat dari Investor Lain

“Melalui revisi Kepmenkes Nomor HK 228/2020 tentang juknis klaim penggantian biaya perawatan pasien emerging tertentu bagi RS penyelenggara perawatan Covid 19 menjadi Kepmenkes Nomor HK 446/2020, kriteria saringan untuk sengketa verifikasi klaim berkurang dari 10 menjadi hanya 4 saja,” katanya.

Kini, klaim tidak bisa dibayarkan oleh BPJS bila dokumen yang diajukan tidak lengkap, kriteria penjaminan tidak sesuai kebutuhan, diagnosis komorbid (penyakit penyerta) tidak sesuai ketentuan dan diagnosis komorbid/komplikasi merupakan dari diagnosis utama.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini