JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan melemah hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 4.778-4.975.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD, Stochastic dan RSI telah menunjukkan sinyal negatif.
"Di sisi lain, terlihat pola three black crows candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi pelemahan lanjutan pada pergerakan IHSG," ujar Nafan dalam risetnya, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga: Daftar 4 Saham Perbankan yang Layak Dikoleksi
Berdasarkan rasio fibonacci, support dan resistance berada pada 4.778,71 hingga 4.975,54. IHSG sebelumnya ditutup melemah 0,19 persen ke 4.870, terdapat 196 saham menguat, 217 saham melemah dan 161 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp7 triliun dari 11,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.
Baca Juga: IHSG Tenggelam di Zona Merah, Berakhir Turun 0,19% ke 4.870
Saham BBNI
Daily (4440) (RoE: 7.78%; PER: 9.11x; EPS: 481.76; PBV: 0.71x; Beta: 2.03): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 4.350 – 4.440, dengan target harga di level 4.650, 5.350, 6.025 dan 6.675. Support: 4.350 & 4.125.
Saham BEST
Daily (169) (RoE: -1.69%; PER: -21.78x; EPS: -7.76; PBV: 0.37x; Beta: 2.2): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 163 – 169, dengan target harga secara bertahap di level 179, 190, 198 dan 234. Support: 163 & 148.
Saham BSDE
Daily (740) (RoE: -0.53%; PER: -87.89x; EPS: -8.42; PBV: 0.46x; Beta: 1.56): Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 20, MA 60 maupun MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 730 – 740, dengan target harga secara bertahap di level 780, 815, 905, 990 dan 1.120. Support: 730, 705 & 680.
Saham GGRM
Daily (40050) (RoE: 13.49%; PER: 10.12x; EPS: 4021.90; PBV: 1.38x; Beta: 1.12): Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 40.000 – 40.100, dengan target harga secara bertahap di level 41.600, 44.600, 48.700 dan 66.125. Support: 38.725.
Saham LPCK
Daily (765) (RoE: 7.42%; PER: 2.60x; EPS: 296.46; PBV: 0.19x; Beta: 2.32): Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 750 – 765, dengan target harga secara bertahap di level 810, 865, 905 dan 1080. Support: 730 & 655.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.