"Kita lihat juga sebenarnya big caps kita yang sebenarnya mendorong pergerakan IHSG hari ini itu transaksinya tidak terlalu banyak dan didominasi second liner dan third liner di kebanyakan," ujar Hendriko dalam acara 2nd Session Closing IDX Channel, Kamis (1/10/2020).
Baca Juga: IHSG Meroket 2,06% ke 4.970, Saham BBCA Jadi Top Gainers
Dia menambahkan, faktor dari dalam dan luar negeri sama-sama mendominasi kenaikan signifikan IHSG hari ini. Untuk dalam negeri, Indonesia yang berpotensi masuk ke jurang resesi turut mempengaruhi dan kondisi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV juga berpotensi negatif jika tidak ada perbaikan.
"Kemudian, dari luar juga contohnya dari Pemilu AS, kemudian stimulus juga direspon positif oleh market AS dan beberapa negara lain. Kalau kita lihat dari luar itu cenderung positif dan dari dalem juga bisa dikatakan positif cuma ga bisa dibilang kita terlalu positif di long term," ucapnya
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.