Mengejutkan, Elon Musk Ogah Disuntik Vaksin Covid-19

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 11:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 320 2286633 mengejutkan-elon-musk-ogah-disuntik-vaksin-covid-19-EJHuEVlfm1.jpg Elon Musk Bicara soal Vaksin Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk lagi-lagi membuat kontroversi. Elon Musk secara terbuka meremehkan risiko virus corona (Covid-19).

Dalam wawancara dengan jurnalis Kara Swisher, CEO Tesla dan SpaceX ini mengaku tidak akan mengambil vaksin Covid-19 ketika sudah tersedia. Musk menolak untuk mengatakan apakah dia merasa berkewajiban untuk membayar karyawan yang ingin tinggal di rumah guna menghindari tertular virus.

Baca Juga: Kenalan dengan Sheldon Adelson, Raja Kasino Dunia dengan Harta Rp454 Triliun

"Saya tidak berisiko terkena Covid, juga anak-anak saya" ujarnya mengutip CNN, Kamis (10/1/2020).

Musk telah lama menumbuhkan persona publik sebagai wirausahawan eksentrik yang memiliki pengetahuan lebih baik daripada para ahli. Musk juga tidak takut untuk mengeluarkan pendapat kontroversial.

Di podcast, Musk berpendapat jika semua orang memiliki risiko untuk di karantina sampai pandemi berakhir. Sementara itu, ketika ditanya soal kemungkinan orang akan mati akibat pandemi, Musk pun hanya menjawabnya dengan santai.

Baca Juga: Kisah Nathan Blecharczyk, Pendiri Airbnb yang Hartanya Lenyap akibat Covid-19

"Semua orang mati. Pertanyaannya adalah apa, jika seimbang, memberikan kebaikan yang lebih besar," lanjut Musk

Sebelumnya, Musk yang merupakan orang terkaya ketiga di dunia men-tweet pada bulan April bahwa pesanan tinggal di rumah secara nasional sama dengan tahanan rumah de facto.

Jika salah satu pekerjanya mengatakan kepadanya bahwa datang bekerja akan membahayakan keluarga mereka, Meski dia hanya akan mengatakan kepada mereka untuk tinggal di rumah.

Dia menolak merinci apakah dia akan merasa berkewajiban untuk membayarnya. Ketika Swisher menekan, Musk menjadi defensif, mengancam akan mengakhiri wawancara.

"Mari kita lanjutkan. Kara, saya tidak ingin berdebat tentang Covid, situasi ini. Jika Anda ingin mengakhiri podcast sekarang, kita bisa melakukannya," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini