Ada Badai Besar, Harga Minyak Dunia Meroket

Giri Hartomo, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 08:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 320 2289619 ada-badai-besar-harga-minyak-dunia-meroket-fdkz91xntE.jpg Minyak (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Harga minyak naik lebih dari USD1 per barel pada hari Selasa (Rabu pagi WIB) karena gangguan pasokan AS yang disebabkan oleh badai yang mendekat di Teluk Meksiko. Harga minyak naik juga karena pekerja minyak di Norwegia melakukan aksi mogok.

Perusahaan energi menutup anjungan minyak lepas pantai karena menguatnya Badai Delta menjadi kategori 2 dan berada di jalur yang tepat untuk mencapai Teluk Meksiko pada hari Kamis. Ini akan menjadi badai ke-10 yang melanda Amerika Serikat tahun ini, yang akan memecahkan rekor sejak lebih dari satu abad yang lalu.

Baca Juga: Trump Stop Stimulus Rp32.000 Triliun, Wall Street Jatuh

Tercatat, harga minyak mentah berjangka Brent naik USD1,40, atau 3,41% menjadi USD42,69 per barel. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik USD1,45 atau 3,7%, lebih tinggi pada USD40,67. Demikian seperti dilansir CNBC, Jakarta, Rabu (7/10/2020).

"Badai tropis membuat penghentian produksi," kata senior analyst di Price Futures Group Chicago Phil Flynn.

Minyak

Royal Dutch Shell Plc mengatakan sedang mengevakuasi pekerja yang tidak penting dari kesembilan operasi lepas pantai Teluk Meksiko dan bersiap untuk menghentikan produksi.

Equinor ASA dan BHP Group Ltd juga menutup produksi dan mengevakuasi pekerja dari platform, kata perusahaan itu.

Sementara itu, produksi minyak Norwegia telah menurun 8% karena pemogokan pekerja minyak. Sebuah serikat pekerja di negara itu sedang mencoba menyelesaikan perselisihan dengan perusahaan minyak, yang telah menutup enam ladang minyak dan gas lepas pantai.

Sekitar 60% dari total pemotongan terjadi pada gas alam, dengan minyak mentah dan cairan gas alam mengisi sisanya, perhitungan Reuters menunjukkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini