Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunjungan Wisman Turun 99%, Bali Rugi Rp9 Triliun/Bulan

Michelle Natalia , Jurnalis-Rabu, 07 Oktober 2020 |17:39 WIB
Kunjungan Wisman Turun 99%, Bali Rugi Rp9 Triliun/Bulan
Wisata Indonesia Terkena Dampak Luar Biasa Selama Pandemi. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi Covid-19 sangat berdampak pada sektor pariwisata. Bali yang memiliki wisata terbaik Indonesia pun harus merugi hingga triliunan Rupiah.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengeluhkan jumlah wisatawan mancanegara di Bali yang turun hingga 100%.

"Kunjungan wisman turun hingga 99%, dan Bali merugi Rp9 triliun per bulannya," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu(7/10/2020).

Untuk merespon kondisi tersebut, bersama Menteri KKP Edhy Prabowo, Luhut meluncurkan program PEN padat karya restorasi terumbu karang di Bali. Menurutnya, program ini bisa memulihkan ekonomi di provinsi Bali.

"Program PEN ini menjadi respons atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi dan khususnya sektor informal dan UMKM. Salah satu targetnya adalah Provinsi Bali yang bergantung pada pariwisata," tandas Luhut.

Lanjut dia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Bali pun mengalami penurunan akibat aktivitas ekonomi yang minim.

"Pada kuartal I minus 1,14%, jumlahnya makin merosot pada kuartal II yang mencapai minus 10%. Maka dari itu pemerintah meluncurkan program ini," tambahnya.

Program PEN dengan anggaran Rp111,23 miliar dari KKP ini disebutkannya akan berfokus mulai dari perairan Nusa Dua, lalu daerah Sanur, Serangan, dan seterusnya dengan luas 50 hektar. Potensi serapan kerjanya adalah sekitar 11,3 ribu orang dari berbagai level dan kalangan.

"Saya lapor ke Presiden Jokowi tahun depan kalau bisa sampai lanjut ke beberapa ratus hektar. Sekaligus menunjukkan seriusnya pemerintah memperbaiki ekosistem laut. Jadi perbaikan ekonomi dan pemulihan ekosistem bisa berjalan seiring," pungkas Luhut.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement