Masker Scuba Dilarang, Konveksi Isti Batal Terima 10.000 Pesanan

Yoyok Agusta, Jurnalis · Rabu 07 Oktober 2020 15:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 07 455 2289889 masker-scuba-dilarang-konveksi-isti-batal-terima-10-000-pesanan-IVpSvWH9U1.jpeg Masker (Foto: Shutterstock)

SIDOARJO - Produsen masker kain jenis scuba harus menelan kerugian pasca adanya larangan pemerintah agar masker scuba tidak digunakan. Meski demikian, para penjual akhirnya beralih produksi masker kain tiga lapis agar usaha tetap bertahan.

Salah satu produsen masker di Sidoarjo yang sebelumnya sempat kebanjiran pesanan adalah Konveksi 99, tepatnya berada di perumahan Gebang Raya. Dengan dibantu 4 karyawan yang bekerja dari rumahnya masing-masing, dalam sehari konveksi tersebut bisa memproduksi ratusan masker jenis kain.

Baca Juga: Kekayaan 5 Miliarder Dunia Ini Naik di Tengah Covid-19

Sebelum adanya larangan pemerintah menggunakan masker jenis kain scuba, konveksi ini mengaku kebanjiran pesanan, bahkan dalam sekali pesanan jumlahnya dapat mencapai ribuan scuba yang siap diproduksi.

Menurut Isti Wahyuni, pemilik usaha Konveksi 99, dirinya pernah menerima orderan dari satu orang hingga 10.000 scuba, untuk memenuhi pesanannya tersebut, bahkan dirinya harus membeli mesin pembuat scuba hingga ke Sulawesi.

“Pesanan batal karena larangan penggunaan scuba, mesin yang ada jadi tidak terpakai,” kata dia, Rabu (7/10/2020).

 

Agar usahanya tetap bertahan, saat ini dirinya mulai memproduksi masker jenis kain tiga lapis, sesuai dengan anjuran dari pemerintah, sehingga meski permintaannya menurun dibandingkan sebelumnya, dirinya masih bersyukur lantaran usahanya tetap bisa berjalan.

Di masa pilkada serentak, dirinya mengaku pesanan masker kain tiga lapi yang diterima dari sejumlah paslon lumayan banyak. Bahkan dalam sebulan, dia bisa menerima pesanan hingga 5.000 masker dari para pelanggan.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini