Ada Corona, 50% UMKM Gulung Tikar

Michelle Natalia, Jurnalis · Jum'at 09 Oktober 2020 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 455 2291127 ada-corona-50-umkm-gulung-tikar-loQLDDTeKF.jpeg Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)

JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki menyebutkan sekitar 50% Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menutup usahanya akibat terdampak pademi Covid-19. Sementara 88% usaha mikro tidak lagi memiliki tabungan. Hal ini seiring , hasil survei dilakukan ADB .

"Akibatnya apa? Akibatnya kemudian karena omzet turun pendapatan turun sehingga kemudian mereka mengalami kesulitan untuk membayar bunga dan cicilannya," kata Teten dalam video virtual, Jumat (9/10/2020).

Baca Juga: Era Corona, Usaha Mikro dan Kecil Harus Mampu Tembus Pasar Global

Dia melanjutkan pemerintah telah membuat program pemulihan ekonomi nasional (PEN) khususnya untuk mengatasi problem pembiayaan kepada UMKM. Salah satunya meluncurkan program restrukturisasi pinjaman selama 6 bulan.

"Salah satunya mana subsidi bunganya pemerintah yang nanggung 6% untuk usaha kecil mikro. Sedangkan yang menengah diberikan mencapai 3 dan 2%," katanya.

Baca Juga: Fantastis, Harta Miliarder India Meroket Jadi Rp7.607 Triliun di Tengah Covid-19

Sedangkan khusus untuk usaha mikro pemerintah juga memberikan hibah kepada modal kerja bukan dalam bentuk pinjaman untuk 12 juta pelaku usaha mikro. Dan rata-rata per orang diberikan Rp2,4 juta.

"Dan ini sedang dalam tahap percepatan baru 9,1 juta yang sudah terdistribusi sejak program ini diluncurkan 24 Agustus yang lalu," tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini