Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekspansi Usaha saat Covid-19 seperti Oase di Gurun Pasir

Rina Anggraeni , Jurnalis-Minggu, 11 Oktober 2020 |11:11 WIB
Ekspansi Usaha saat Covid-19 seperti Oase di Gurun Pasir
Ekspansi Bisnis di Tengah Pandemi. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA – Perusahaan industri makanan ringan, Mondelez International, kembali melakukan perluasan usaha di Indonesia. Mondelez International meresmikan Pusat Penelitian Kakao Mondelez, Pasuruan Cocoa Technical Center (PCTC).

Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Ikmal Lukman mengatakan, ekspansi yang dilakukan Mondelez merupakan Technical Center Mondelez International ke-12 di dunia dengan nilai investasi USD13 juta (Rp192,5 miliar).

Baca Juga: Ekonomi Membaik, Realisasi Investasi Kuartal III Diprediksi Meroket

“Kami sangat mengapresiasi pendirian pusat penelitian dan pengembangan ini, karena saya yakin investasi ini menunjukkan kepercayaan Mondelez di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, ekpansi usaha ini menjadi kabar gembira bagi kami. Seperti menemukan oase di gurun pasir,” ucap Ikmal di Jakarta, Minggu (10/10/2020).

Terhitung sejak tahun 1994, Mondelez International yang sebelumnya bernama Kraft Foods, adalah perusahaan asal Amerika Serikat yang telah menginvestasikan lebih dari Rp1 triliun rupiah dan mempekerjakan lebih dari 1.500 pekerja Indonesia. Saat ini Mondelez International telah memiliki 2 pabrik di Cikarang dan Bandung, serta 1 Co-Manufacturing di Gresik.

Baca Juga: Investor Eropa Lirik Asean Jadi Pusat Pengembangan Bisnis

Salah satu pabrik Mondelez International di Cikarang, merupakan pusat produksi biskuit kelas dunia dengan tujuan ekspor antara lain kawasan Asia, Timur Tengah, Australia, dan New Zealand. Investasi berupa fasilitas penelitian dan pengembangan ini tidak hanya memberikan nilai tambah ekonomi, namun memberikan nilai tambah edukasi kepada para petani kakao untuk mempraktikkan pertanian yang efektif, inovatif serta ramah lingkungan.

“BKPM akan dukung penuh perusahaan hingga berhasil. Inilah contoh investasi berkelanjutan yang memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Tidak hanya lapangan kerja, namun juga meningkatkan kemampuan para petani kakao lokal agar hasil panennya lebih berkualitas dan tentunya ramah lingkungan,” tambah Ikmal.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement