Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

18 Bulan ke Depan Pasar Saham AS Diprediksi Anjlok, Ada Apa?

Fadel Prayoga , Jurnalis-Senin, 12 Oktober 2020 |11:28 WIB
18 Bulan ke Depan Pasar Saham AS Diprediksi Anjlok, Ada Apa?
Wall Street (Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA – Pasar saham Amerika Serikat (AS) diprediksi belum kembali pulih dalam waktu dekat akibat terkena kontraksi dari pandemi virus corona. Terlebih, kondisi bursa saham diramalkan makin diperparah dan akan anjlok dalam waktu 18 bulan ke depan.

"Saya pikir dalam 18 bulan ini akan jatuh cukup dalam. Ketika kejatuhan besar berikutnya terjadi, saya pikir AS akan menjadi pasar dengan kinerja terburuk," kata Founder and CEO of DoubleLine Capital Jeff Gundlach dalam wawancara seperti yang dilansir dari businessinsider, Senin (12/10/2020).

 Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat karena Angin Segar Akan Stimulus Ekonomi

Menurut dia, kinerja saham yang cuan di bursa hanya berasal dari perusahaan di sektor teknologi seperti Apple dan Amazon serta perseroan lain yang bergerak di sektor daring. Sebab, tak dapat dipungkiri bila hanya mereka yang mendapatkan sentimen positif selama pandemi Covid-19 ini.

"Jika Anda ingin memiliki saham AS, Anda harus memiliki saham perusahaan teknologi. Saya pikir itu satu-satunya kesempatan Anda untuk menghasilkan uang,” ujarnya.

 Baca juga: Covid-19 Buat Pasar Saham Deja Vu Krisis 2008

Selain pasar saham, kata dia, kinerja Dollar AS pun juga akan jatuh dan disarankan kepada orang-orang untuk tak melakukan investasi di mata uang tersebut. Pasalnya, 5 tahun mendatang nilainya akan jatuh sedalam-dalamnya.

“Saya sebenarnya sekarang melihat prospek bagus dari dollar, meskipun saya tidak percaya sama sekali. Ini investasi yang bagus hanya untuk lima tahun ke depan," ujarnya.

Dia menyarankan kepada seluruh investor untuk berpindah dari model investasi saham dan dollar ke bentuk properti. Karena sektor itu dinilai masih akan tumbuh untuk jangka waktu yang panjang.

“Jika saya ingin berinvestasi untuk cicit-cicit-buyut-buyut saya, saya yakin bahwa investasi real estate tertentu akan menjadi pemenang yang jelas,” katanya.

(Fakhri Rezy)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement