Penghasilan Berkurang, Resesi Bikin Sadar dalam Membelanjakan Uang

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 14 Oktober 2020 06:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 13 622 2292952 penghasilan-berkurang-resesi-bikin-sadar-dalam-membelanjakan-uang-14YPH6IDGR.jpg Rupiah (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Resesi yang akan terjadi di depan mata berdampak terhadap krisis keuangan global. Gejolak perekonomian itu ternyata memberikan dampak positif terhadap perubahan perilaku konsumen di Indonesia.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho menilai dampak dari adanya resesi nanti membuat konsumen di Indonesia menjadi lebih pintar dalam membelanjakan uangnya. Mereka akan memilah-milah mana yang termasuk kebutuhan pokok dan tidak.

"Bagi kita konsumen, masa resesi mengajarkan kita untuk bisa lebih bijak dalam membelanjakan uang yang kita miliki," kata Andy kepada Okezone, Rabu (14/10/2020).

Menurut dia, itu terjadi lantaran kemungkinan besar para pekerja mengalami penurunan pemasukan saat resesi. Ini merupakan dampak dari perusahaan tak lagi kuat membayar karyawan seperti sebelum adanya krisis keuangan.

"Karena ada kemungkinan penghasilan kita berkurang selama masa resesi ini," ujarnya.

Dia menyebut manfaat lainnya yaitu para pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi lebih pintar melihat peluang untuk menciptakan sebuah bisnis. Bahkan, para pebisnis kawakan pun harus terus berinovasi agar usahanya dapat eksis di tengah resesi.

"Selain itu kita dituntut untuk menjadi lebih cermat membaca peluang-peluang bisnis lain seandainya bisnis kita saat ini macet atau berhenti sama sekali," katanya.

 

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini