JAKARTA - Apple Inc akhirnya meluncurkan handphone dengan fitur jaringan 5G. Akan tetapi, peluncuran tersebut tak membuat saham Apple naik.
Melansir Channelnews, Rabu (14/10/2020), saham Apple di Nasdaq mengalami kejatuhan USD3,3 atau 2,65% ke USD121,1.
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat Berkat Saham Amazon hingga Facebook
Padahal, bursa Wall Street berharap peluncuran iPhone tersebut memulai siklus baru pertumbuhan penjualan untuk perusahaan teknologi terbesar di dunia.
Seperti diketahui, Apple akhirnya meluncurkan handphone dengan jaringan 5G. Peluncuran 5G Apple datang lebih dari setahun setelah Samsung dan pesaing lainnya mulai menjual handset yang mendukung standar tersebut.
Bagian depan ponsel terlihat mirip dengan iPhone 11 tahun lalu, tetapi tepinya sekarang rata dan bukan melengkung. Namun semua handphone tersebut didukung oleh jaringan 5G yang diklaim Apple dapat mengirimkan data sebanyak 10 kali lebih cepat daripada teknologi 4G LTE saat ini.
Baca juga: Wall Street Ditutup Menguat, Investor Abaikan Resesi Imbas Covid-19
Sementara itu, Apple Chief executive Tim Cook dan eksekutif lainnya meluncurkan lini ponsel baru melalui siaran web dari kantor pusat perusahaan Cupertino. Dengan adanya jaringan 5G ini diharaokan bisa memicu peningkatan penjualan.
Wedbust Analyst Dan Ives menyebut peluncuran iPhone ini sebagai sebuah siklus yang paling penting sejak peluncuran iPhone 6 pada 2014 lalu. Peluncuran ini juga diprediksi bisa menjadi sesuatu yang penting bagi penjualan perusahaan.
Ada empat model yang ditawarkan dalam peluncuran produk 5G ini. Keempat model tersebut yakni iPhone 12, iPhone 12 mini, iPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Ma
IPhone 12 mini akan hadir dengan layar 5,4 inci, lebih kecil dari layar 6,1 inci pada standar iPhone 12 dan iPhone 12 Pro, dan jauh lebih kecil dari layar 6,7 inci pada iPhone 12 Pro Max.
IPhone 12 Pro dan iPhone 12 Pro Max akan dijual dengan harga USD1699 dan USD1849 atau sekitar Rp25 juta dan Rp27 juta (mengacu kurs Rp14.800 per USD). Nantinya iPhone ini akan dijual masing-masing mulai 16 Oktober dan 7 November.
Sementara untuk iPhone mini akan dijual dengan harga yang lebih murah yakni USD1.199 atau sekitar Rp17 juta. Ponsel ini nantinya akan bersaing dengan model Samsung Galaxy S20 FE serta handphone berjaringan 5G dari Motorola dan produk terbaru TCL beberapa ratus dolar lebih murah daripada iPhone 11.
Pre-order untuk iPhone 12 dimulai pada Jumat, 16 Oktober, dengan pengiriman dimulai pada 23 Oktober. IPhone 12 mini akan tersedia untuk pre-order mulai 7 November, dengan pengiriman dimulai pada 13 November.
(Fakhri Rezy)