Investor Diminta Cermat jika Koleksi Saham BRIS, Begini Alasannya

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 15 Oktober 2020 06:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 14 278 2293640 investor-diminta-cermat-jika-koleksi-saham-bris-begini-alasannya-lZ59dXfKLZ.jpg IHSG (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Investor di lantai bursa merespons positif rencana merger bank-bank syariah milik BUMN. Hal itu ditandai dengan naiknya saham PT BRISyariah Tbk dengan kode emiten (BRIS).

Dari pantauan Okezone, Jakarta, Rabu (14/10/2020), saham BRIS hari ini ditutup menguat Rp280 atau 24,89% ke Rp1.405. Meski begitu, para investor diminta hati-hati dalam memilih saham tersebut sebagai invetasi jangka panjang.

"Terkait dengan saham BRIS, ini kan kalau dilihat efek psikologis dari pelaku pasar. Tapi riilnya akan seperti apa ke fundamentalnya mereka kan belum tahu," Analis CSA Research Institute Reza Priyambada saat dihubungi Okezone, Kamis (15/10/2020).

Menurut dia, pelaku pasar harus lebih cermat lagi bila untuk mengambil BRIS sebagai investasi jangka panjang.

"Yang jelas, setelah merger dilakukan harus kita cek kembali bagaimana pengaruhnya ke kinerja mereka, baik dari sisi lending kredit, pertumbuhan pendapatan, dan kinerja-kinerja lainnnya," ujarnya.

Dia menilai pertumbuhan nilai saham itu tak akan terjadi terlalu lama, karena hanya efek kejut dari para pelaku pasar menanggapi sentimen positif tersebut.

"Jadi, boleh dibilang kenaikan yang terjadi merupakan kenaikan karena reaksi sesaat dari pelaku pasar," katanya.

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini