Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pelaku Pasar Harap-Harap Cemas soal Stimulus hingga Debat Capres AS

Fadel Prayoga , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2020 |19:56 WIB
 Pelaku Pasar Harap-Harap Cemas soal Stimulus hingga Debat Capres AS
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Pelaku pasar masih menanti kepastian pembicaraan stimulus Amerika Serikat (AS) yang masih berlangsung. Stimulus AS ini untuk memberikan bantuan kepada pelaku usaha hingga industri penerbangan.

Selain itu, investor juga memantau debat Calon Presiden AS yang bisa memberikan sentimen positif ke pasar bila stimulus diindikasikan akan dirilis dan Joe Biden berpotensi menang. Demikian seperti dikutip dalam laporan Treasury MNC Bank, Jakarta, Rabu (14/10/2020).

Sementara itu, nilai tukar Rupiah diprediksi bergerak terbatas seiring dengan ketidakpastian stimulus AS dan kekhawatiran penolakan omnibus Law UU Cipta Kerja.

Kemarin, Rupiah berbalik melemah setelah menguat selama enam hari perdagangan berturut-turut seiring dengan penguatan dolar AS di tengah ketidakpastian stimulus ekonomi oleh Pemerintah AS.

Berdasarkan data Bloomberg, pada penutupan perdagangan Selasa (13/10/2020) nilai tukar Rupiah ditutup di level Rp14.725 per USD, melemah 0,17% atau 25 poin.

Pelemahan Rupiah didukung oleh sentimen ketidakpastian stimulus AS dan kekhawatiran pasar terhadap demo terkait omnibus law UU Cipta Kerja. Sentimen itu memberikan tekanan terhadap Rupiah pada perdagangan kali ini

 Pagi Ini Rupiah Melemah di Level Rp13.892/USD

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement