JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Jalan Tol Layang Dalam Kota Kelapa Gading-Pulo Gebang pada Juni 2021. Pembangunan tersebut dibangun 2017 lalu dan seharusnya rampung pada tahun lalu.
Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S Atmawidjaja menyebut ada beberapa kendala yang meenyebabkan penyelesaian pembangunan tol itu selesai di 2021. Seperti pembebasan lahan tambahan, relokasi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT-150 kV), dan utilitas-utilitas lainnya.
Baca juga: 6 Ruas Jalan Tol Layang Dalam Kota Ditarget Rampung 2021
Kemudian, lanjut dia, ada pipa gas, pipa air bersih, saluran kabel tegangan menengah, dan saluran sistribusi/ jaringan tegangan rendah. Beberapa utilitas dimaksud berada pada lahan yang belum bebas tersebut.
"Jadi pembebasan lahan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR sejak tahun 2017 dapat diselesaikan 100% pada bulan September 2019. Sedangkan untuk pembersihan lapangan dan pembongkaran bangunan ditargetkan selesai pada akhir bulan Oktober 2020," ujar dia di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (15/10/2020).
Baca juga: Konstruksi Jalan Tol Layang Kelapa Gading-Pulo Gebang Capai 71%
Dia menjelaskan pelaksanaan konstruksi ruas tol Kelapa Gading - Pulo Gebang juga harus menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas yang padat dan prinsip kehati-hatian yang tinggi karena berada di tengah bangunan gedung yang padat dengan waktu kerja yang relatif sempit.
"Kami pun ingin memastikan keberlanjutan kegiatan usaha di sepanjang koridor tol," ungkap dia.