Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kritik Investor Asing yang Berujung Kabur dari Pasar Modal RI

Rina Anggraeni , Jurnalis-Senin, 19 Oktober 2020 |16:03 WIB
Kritik Investor Asing yang Berujung Kabur dari Pasar Modal RI
IHSG (Foto: Shutterstock)
A
A
A

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan bahwa pasar modal Indonesia sering mendapatkan kritikan dari investor asing. Kritikan ini mengenai instrumen yang ada di pasar modal Indonesia belum lengkap.

"Ini ketika terjadi sentimen negatif mereka langsung mengambil langkah sell-off," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh dalam diskusi virtual, Senin (19/10/2020).

Baca Juga: Uji Coba Vaksin Covid-19 Jadi Angin Segar bagi IHSG

Wimboh menjelaskan, investor asing banyak yang menilai instrumentasi di pasar modal Indonesia belum begitu dalam, seperti instrumentasi hedging.

"Hedging instrumennya belum lengkap, baik hedging nilai tukar, hedging suku bunga, maupun hedging default belum begitu banyak," tuturnya.

Menurut Wimboh, pasar saham perlu memperluas basis pemain, utamanya investor ritel. Banyaknya investor ritel membuat volatilitas di pasar modal bisa dikendalikan lebih baik.

"Transaksi ini merupakan transaksi ritel terbanyak dalam 5 tahun terakhir," tandasnya.

IHSG Terperosok ke Zona Merah

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement