JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali menguat hari ini. Adapun indeks akan bergerak di kisaran 5.023-5.187.
Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, berdasarkan indikator, MACD dan RSI telah menunjukkan sinyal positif. Namun, Stochastic masih membentuk pola dead cross di area overbought.
Baca juga: IHSG Bakal Ngegas Lagi di 2022
"Meskipun demikian, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan dalam risetnya, Selasa (20/10/2020).
Berdasarkan fibonacci retracement, adapun support maupun resistance berada pada 5.023,89 hingga 5.187,28.
IHSG sebelumnya ditutup menguat 0,45 persen ke 5.126, terdapat 212 saham menguat, 201 saham melemah dan 181 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp8,5 triliun dari 13,1 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut;
Baca juga: IHSG Diprediksi Rebound di Awal Pekan
EXCL
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level Rp2.090 - Rp2.130, dengan target harga secara bertahap di Rp2.190, Rp2.280, Rp2.350, Rp2.410 dan Rp2.630. Support: Rp2.090 dan Rp2.020.
PPRE
Terlihat pola bearish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level Rp183– Rp193, dengan target harga di level Rp164. Resistance: Rp200.
TBIG
Terlihat pola bearish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Partial Sell” pada area level Rp1.450 – Rp1.485, dengan target harga di level Rp1.405. Resistance: Rp1.500.