Industri Baja Global Mulai Naik, Bagaimana Indonesia?

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 22 Oktober 2020 19:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 320 2298001 industri-baja-global-mulai-naik-bagaimana-indonesia-js8ij21Y85.jpg Industri Baja (Okezone)

JAKARTA - Industri baja mulai bangkit lagi secara perlahan setelah sebelumnya tekena dampak dari pandemi virus cornna (covid-19). Hal tersebut terlihat dari peningkatan pada produksi baja di Asia termasuk Indonesia.

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, jika melihat berdasarkan data Internasional Iron and Steel Institute, industri baja global mulai naik lagi. Hal ini menyusul sudah dilonggarkan kembali kebijakan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Indonesia.

 Baca juga: Industri Baja Sudah Sempoyongan Sebelum Covid-19 Imbas Merosotnya Permintaan

“Berdasarkan data internasional iron and steel institute, industri baja global mulai menunjukan pemulihan. Produksi baja mentah di negara Asia telah meningkat sejak terjadi penurunan pada April 2020,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Kamis (22/10/2020).

Konsumsi baja di India misalnya produksi baja mengalami kenaikan 160% jika dibandingkan April hinggaAgustus. Sementara untuk negara Asia Tenggara (Asean) seperti Vietnam huga mengalami kenaikan sebesar 25%.

 Baca juga: Bangkitkan Industri Baja RI, Ini 3 Langkah Strategis Presiden Jokowi

“Sektor konsumsi baja juga menunjukan prospek positif pada kuartal III-2020. Antara lain, permintaan minyak global meningkat 16% kalau membandingkan antara Juli dengan April,” ucapnya.

Sementara itu, di Indonesia juga mulai mengalami kenaikan. Hal tersebut menyusul implementasi kebiasaan baru atau biasa disebut new normal yang sangat baik di beberapa negara.

“Perlahan tapi pasti, kebiasaan baru ini atau keseimbangan baru terbentuk dan kita terus berupaya, beradaptasi agar kita juga tidak kehilangan momentum dari pada pertumbuhan ekonomi yang sangat baik di 5-10 tahun terakhir ini,” jelasnya.

Peningkatan ini juga mendorong pemulihan di sektor automotif. Karena pabrik-pabrik automotif juga sudah mulai kembali beroperasi dan volumen penjualan global yang perlahan meningkat.

Sementara untuk di Indonesia juga mengalami peningkatan sejalan dengan kembalinya proyek-proyek pembangunan di Indonesia. Tidak terlepas juga oleh akitivitas ekonomi Indonesia di kuartal III-2020 yang sudah membaik.

“Maka industri baja nasional juga ada peningkatan dan juga kita sedang berupaya semaksimal mungkin mengisi kekosongan yang pada kuartal II, sangat minim pasar baja di Indonesia,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini