Share

Ida Fauziyah Resmi Jabat Ketua Menaker Tingkat ASEAN

Suparjo Ramalan, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 16:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 320 2300859 ida-fauziyah-resmi-jabat-ketua-menaker-tingkat-asean-fuoGZZBeOH.jpg Menaker Ida Fauziyah (Foto: Dok kemnaker)

JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah resmi ditetapkan sebagai Ketua Menteri Ketenagakerjaan tingkat ASEAN. Hal ini disepakati oleh sejumlah menteri negara-negara ASEAN.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan Anwar Sanusi mengatakan, kesepakatan tersebut diambil dalam pertemuan tingkat Menteri Bidang Ketenagakerjaan Negara-negara ASEAN ke-26 atau The 26th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) dan pertemuan tingkat Menteri Bidang Ketenagakerjaan negara-negara ASEAN ke-11.

Baca juga: Menteri Ekonomi Se-ASEAN Bertemu di Vietnam, Ini yang Dibahas

Ida Fauziyah akan memimpin Menteri Ketenagakerjaan tingkat ASEAN selama dua tahun mendatang atau masa periodesasi 2020-2022. "Bahwa tadi pagi ibu Ida Fauziah resmi menjadi Ketua ASEAN Labour mulai tahun ini sampai sampai dengan 2022," ujar Anwar, Jakarta, Rabu (28/10/2020).

Adapun tema yang akan dibawah perwakilan Indonesia untuk negara-negara ASEAN memiliki tiga kata kunci yakni daya saing, ketahanan, dan egaliti. Anwar mengatakan, tema itu dalam rangka merespon revolusi industri 4.0.

Baca juga: Padatnya Agenda KTT ASEAN, Seskab Pramono: 2,5 Hari Tak Lihat Matahari

"Menurut kami temanya sangat puas sekali dengan masa recovery dari pandemi Vovid-19, di mana kita harus terus memperjuangkan daya saing Ketenagakerjaan asea, kemudian resiliensi itu ketabahan dan mudah bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19. Jadi indonesia sukses jadi ketua ASEAN hingga 2022, dengan inisiatif dari tematik tadi," kata dia.

Sementara itu, keuntungan Indonesia menjadi ketua memiliki peluang untuk melakukan tukar pendapat (sharing). Bahkan, menyampaikan beberapa hal terutama berkaitan dengan isu bagaimana Indonesia mendorong kesehatan dan keselamatan kerja, pekerjaan migran, greenjot, dan isu lainnya.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini