Bisnis 1 Abad Lebih, Akhirnya Robinsons Tutup di Singapura

Muhammad Faizal, Jurnalis · Jum'at 30 Oktober 2020 18:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 30 320 2301721 bisnis-1-abad-lebih-akhirnya-robinsons-tutup-di-singapura-wHa6Mvi1ZZ.jpg Robinsons Tutup (Foto: The Strait Times)

Ditambahkan bahwa likuidator juga akan bekerja dengan The Singapore Manual & Mercantile Workers 'Union (SMMWU), E2i dan Dewan Keamanan Pekerjaan NTUC untuk memastikan bahwa karyawan didukung dan juga akan memanfaatkan skema pemerintah yang ada seperti SkillsFuture's SGUnited Jobs and Skills Package.

Tutupnya peritel ini mengakhiri setidaknya enam tahun kerugian yang ditorehkan oleh Robinsons. Catatan keuangan menunjukkan bahwa perusahaan mengalami kerugian setelah pajak dari operasi yang dilanjutkan sebesar 26,5 juta dolar Singapura pada tahun 2014.

Angka ini semakin merosot hingga tahun 2018, ketika perusahaan mencatat kerugian sebesar 54,4 juta dolar Singapura. Terjadi perbaikan pada tahun 2015, ketika kerugiannya berkurang menjadi 17,4 juta dolar Singapura.

Sementara itu, topline Robinson menyusut. Ini menghasilkan pendapatan 153,8 juta dolar Singapura pada tahun 2018, turun dari 257,3 juta dolar Singapura yang ditorehkan pada tahun 2014.

Di tengah pandemi virus Corona, Robinsons telah menunjukkan tanda-tanda ketegangan lebih lanjut dengan penutupan gerai seluas 85.000 kaki persegi di pusat perbelanjaan Jem pada bulan Mei.

Pada saat itu, Business Times juga memberitahu bahwa persaingan dari pesatnya peningkatan mal di pinggiran kota telah membuat beberapa department store berskala besar di Singapura tidak berkelanjutan jauh sebelum pandemi muncul.

"Meski begitu, tantangan yang kami hadapi dengan situasi Covid-19 yang sedang berlangsung sangat sulit dan ketidakpastian sangat mengganggu bagi semua," tambahnya.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini