Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditunggu Banyak Investor, Kawasan Industri Batang Dikebut

Giri Hartomo , Jurnalis-Sabtu, 31 Oktober 2020 |10:58 WIB
Ditunggu Banyak Investor, Kawasan Industri Batang Dikebut
Kawasan Industri (Foto: Okezone.com)
A
A
A

Sebagai informasi, KIT Batang terletak di Kabupaten Batang Provinsi Jawa Tengah yang memiliki total luas lahan untuk dikembangkan seluas 4.300 hektar. Pengembangan kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa ini didasarkan pada konsep The Smart & Sustainable Industrial Estate untuk merespons revolusi industry 4.0 di Indonesia maupun global.

KIT Batang ini dilayani oleh lima jaringan infrastruktur utama yang memiliki konektivitas langsung dengan jalur kereta api yang menghubungkan pusat-pusat industri di sepanjang Pulau Jawa, terjangkau oleh 4 pelabuhan besar, tiga pelabuhan barang, 1 bandara internasional, akses Jalan Tol Trans Jawa, dan akses Jalan Nasional Rute 1 Pantura. Lokasinya yang strategis membuat KIT Batang menjadi pilihan yang optimal untuk investasi kawasan industri maupun tempat tinggal di masa depan.

KIT Batang memiliki luas keseluruhan 4.300 hektare dan dibagi menjadi 3 Klaster. Adapun Klaster 1 merupakan klaster yang akan dikembangkan pada Fase 1, khususnya pada lahan seluas 450 hektare.

Dari total luasan lahan sebesar 4.300 hektare tersebut akan digunakan untuk rencana guna lahan sebesar 38,20% sebagai area industri dimana 37,45% sebagai gross non-saleable area dan 62,55% akan digunakan sebagai gross saleable area.

Adapun rincian pembagian 3 klaster tersebut, yaituKlaster 1 seluas 3.100 hektare akan dilakukan pengembangan Industrial Estate & Industrial Township (“Distrik Kreasi”), Klaster 2 seluas 800 hektare akan digunakan untuk pengembangan Pusat Inovasi & Township (“Distrik Inovasi”), dan Klaster 3 seluas 400 hektare akan digunakan untuk pengembangan Pusat Rekreasi & Township (“Distrik Rekreasi”).

Adapun pengembangan lahan Fase 1 seluas 450 haktare ini masuk ke dalam rencana pengembangan Klaster 1, yaitu Distrik Kreasi.

Dalam Klaster 1 – Distrik Kreasi, tata guna lahan yang akan dikembangkan untuk area industri sebesar 49,17% dimana untuk gross non-saleable area sebesar 66,40% dan gross saleable area sebesar 33,60%. Dalam pengembangan Distrik Kreasi ini akan menciptakan lapangan pekerjaan untuk 205.664 pekerja.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement