Sri Mulyani: Setiap Krisis, Bangsa Indonesia Mampu Keluar dan Lebih Baik

Giri Hartomo, Jurnalis · Sabtu 31 Oktober 2020 11:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 31 320 2301924 sri-mulyani-setiap-krisis-bangsa-indonesia-mampu-keluar-dan-lebih-baik-lOjowp09tk.jpg Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut upaya Indonesia untuk membangun ekonomi tidak selalu mudah. Ada beberapa kendala dan tantangan yang selalu datang.

Sebagai salah satu contohnya, Indonesia pernah mengalami era nasionalisasi ketika masa penjajahan. Ketika itu, pasca penjajahan pemerintah melakukan nasionalisasi besar-besaran pada aset asing.

Baca Juga: Tancap Gas, Ekonomi AS Tumbuh 33,2% pada Kuartal III-2020

Indonesia juga pernah mengalami masa kelam lainnya ketika itu Inflasi begitu tinggi atau hyperinflasi. Tepatnya pada era kepemimpinan Presiden Soekarno ketika tahun 1960-an yang mana inflasi mencapai 600% karena mencetak terlalu banyak uang kertas.

“Upaya membangun ekonomi Indonesia tidak selalu mudah. Kita pernah mengalami era nasionalisasi, kita pernah mengalami kondisi hyperinflasi,” ujarnya dalam upacara Hari Oeang Republik Indonesia, Sabtu (31/10/2020).

Baca Juga: Hati-Hati, Resesi Indonesia Bisa Berlangsung Lama jika...

Menurut Sri Mulyani, setelah itu Indonesia juga dihadapi dengan masalah lainnya. Ketika itu terjadi krisis ekonomi dan keuangan pada tahun 1998 atau apa yang biasa disebut krisis moneter.

“Kita menghadapi krisis ekonomi dan keuangan 1998 dan kemudian kita menghadapi tantangan krisis global 2008,” jelasnya.

 

Saat ini, Indonesia juga sedang menghadapi krisis lagi. Adalah krisis ekonomi akibat adanya pandemi virus corona (covid-19) yang memukul banyak aktivitas bisnis.

“Setiap krisis bangsa Indonesia mampu keluar dari krisis dan mampu lebih baik. Kita juga akan berjuang menghadapi situasi hari ini dengan semangat yang sama,” jelasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini