Dia juga mencatat, saat ini potensi energi terbarukan mencapai 442 gigawatt. Dan Indonesia baru memanfaatkan sebesar 10,4 gigawatt atau setara dengan 2,4%.
"Pasti ada yang bisa kami lakukan lebih. Kita perlu berubah agar kita dapat memanfaatkan potensi yang sangat besar ini tidak hanya baik untuk Indonesia saja, tetapi juga baik untuk global. ini bahkan sangat penting," jelas dia.
Baca Juga: Sebagian Jakarta Blackout, PLN Harus Berbenah Diri
Sebelumnya, pemerintah telah memetakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk melaksanakan fungsi countercyclical yang efektif pada triwulan ketiga 2020, dalam menjaga stabilitas sistem keuangan. Termasuk Pernyertaan Modal Negara (PMN).
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani pun telah mencairkan dana pemerintah dalam bentuk PMN ke sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rinciannya ada enam BUMN yang telah mendapatkan dana pemerintah tersebut.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.