Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sri Mulyani ke Penerima Beasiswa LPDP: Jangan Cuma Jadi Pengkritik dan Sinis

Taufik Fajar , Jurnalis-Senin, 02 November 2020 |19:30 WIB
    Sri Mulyani ke Penerima Beasiswa LPDP: Jangan Cuma Jadi Pengkritik dan Sinis
Sri Mulyani (Foto: Setkab)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebut pihaknya ingin penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan sumbangsih ke negara dan tidak hanya menjadi pengkritik atau tukang komplain.

Hal ini dia sampaikan dalam studium general yang diselenggarakan LPDP. Menurutnya, Indonesia membutuhkan banyak lulusan yang punya solusi dan konsisten untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat.

"Saya ingin LPDP itu adalah gudangnya orang-orang yang tadi tak cuma komplain melihat ke sana kemari ada masalah. Apalagi sinis-sinis saja, namun sekarang kerjakan saja yang bisa anda kerjakan," ujar dia, Senin (2/11/2020).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu berharap lulusan LPDP tak hanya belajar dari apa yang mereka dapat di bangku kuliah. Akan tetapi mereka dapat di tengah lingkungan tempat mereka belajar.

"Dan saya berharap, para penerima beasiswa juga dapat memberi kontribusi kepada masyarakat setelah menyelesaikan studinya bukan hanya karena kontrak dengan LPDP, tapi karena gairah untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat," jelas dia.

Sri Mulyani juga mengutip pernyataan John F Kennedy agar masyarakat tak bertanya apa yang bisa negara berikan. Namun bertanya apa yang bisa masyarakat berikan kepada negara.

"Jadi jangan pernah tanya apa yang negara bisa kasih ke saya, tapi kalian bertanya apa yang bisa kalian bisa berikan untuk Indonesia," pungkasnya.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement